Kompas.com - 28/07/2022, 21:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut telah menyusun skala prioritas dan penggeseran anggaran karena tambahan dana tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 untuk tahun ini belum kunjung cair.

Padahal, dalam waktu dekat, KPU perlu melakukan verifikasi faktual kepada partai politik yang mendaftarkan diri ikut Pemilu 2024.

"Tentunya kami skala prioritas ya, skala prioritas untuk dukungan tahapan misalnya untuk pendaftaran, verifikasi, verifikasi faktual, itu yang paling dekat ya, jadi mau tak mau anggaran harus tercukupi terlebih dahulu," kata anggota KPU RI Yulianto Sudrajat kepada wartawan, Kamis (28/7/2022).

Baca juga: Terima Akses Sipol dari KPU, Bawaslu Bakal Awasi Pendaftaran Partai Politik

"Jadi beberapa pos yang untuk agenda paling belakang kita majukan, ada pergeseran, supaya tahapan-tahapan yang paling dekat ini bisa terpenuhi, prinsipnya sampai sejauh ini masih terpenuhi. Sambil menunggu," lanjutnya.

Sudrajat menambahkan, detail berkenaan dengan anggaran KPU ini akan disampaikan besok, Jumat (29/7/2022).

Yang jelas, ujarnya, KPU disebut terus melakukan koordinasi terkait usulan anggaran pada 2022 ini.

"Sebenarnya sudah direspons melalui penalaahan bersama, pembahasan bersama antara KPU dengan Kementerian Keuangan, Ditjen Anggaran, bersama Sekjen KPU. Besok akan disampaikan secara resmi melalui konferensi pers," ungkap Sudrajat.

Baca juga: KPU Ungkap 6 Partai Ini Konfirmasi Bakal Daftar jadi Calon Peserta Pemilu 2024

Kementerian Keuangan sebelumnya menjanjikan anggaran yang diperlukan KPU untuk melaksanakan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 di setiap tahun bakal disiapkan.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, menanggapi sisa anggaran Rp 5,6 triliun untuk KPU pada tahun ini yang tak kunjung cair.

"Kebutuhan setiap tahap akan siap pada waktunya," ujar Isa kepada Kompas.com pada Kamis (21/7/2022).

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Yulianto Sudrajat, Kamis (28/7/2022).KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Yulianto Sudrajat, Kamis (28/7/2022).

Namun demikian, Isa tak menjelaskan dengan gamblang kapan anggaran tersebut bakal dicairkan oleh kementerian, termasuk bagaimana mekanisme pencairannya.

Sebab, untuk tahun 2022, KPU sebetulnya mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 8,06 triliun pada tahun 2022. Pagu ini sudah disepakati bersama Badan Anggaran DPR RI dan pemerintah.

Namun, sejauh ini, baru Rp 2,4 triliun yang dicairkan pemerintah.

"Anggaran untuk tahapan pemilu kami prioritaskan," ungkap Isa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.