Kompas.com - 27/07/2022, 06:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama "Citayam Fashion Week", belakangan menjadi istilah yang tidak asing di telinga kita karena viral di media sosial.

Lenggak-lenggok model dadakan dan model benaran di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat itu menjadi perbincangan di khalayak.

Dasar nama Citayam Fashion Week ini karena model dadakan itu berasal dari Citayam, meski ada juga beberapa daerah Jabodetabek lainnya yang turut dalam fenomena ini. 

Namun belakangan, nama Citayam Fashion Week juga tampaknya menjadi rebutan.

Baca juga: Wagub DKI Apresiasi Baim Wong yang Batalkan Pendaftaran HAKI Citayam Fashion Week

 

Hal ini tampak dari banyaknya pihak yang ingin mendaftarkan nama tersebut menjadi merek atau Hak Atas Kepemilikan Intelektual (HAKI) di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (DJKI Kemenkumham).

Salah satu pihak yang menjadi sorotan hendak mendaftarkan merek Citayam Fashion Week adalah artis Baim Wong.

Baim melalui perusahaannya yaitu PT Tiger Wong Entertainment telah mengajukan permohonan pendaftaran merek dengan nama tersebut ke DJKI pada 21 Juli 2022.

Seiring waktu, terungkap tidak hanya Baim yang juga mendaftarkan brand "Citayam Fashion Week".

Baca juga: Blokade Cat Walk Citayam Fashion Week, Polisi: Zebra Cross Hanya untuk Menyebrang Jalan

Setidaknya ada tiga pemohon termasuk Baim, mengajukan nama yang sama untuk kepemilikan nama merek itu.

Tiga pemohon ajukan merek "Citayam Fashion Week"

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham Razilu mengungkapkan, ada tiga pihak yang mengajukan permohonan pendaftaran merek atas nama Citayam Fashion Week.

Mereka di antaranya, PT Tiger Wong Entertainment, Indigo Aditya Nugroho dan Daniel Handoko Santoso.

PT Tiger Wong Entertainment dan Indigo mengajukan permohonan pada 21 Juli 2022, sedangkan Daniel pada 24 Juli 2022.

PT Tiger Wong mendaftarkan untuk jenis jasa hiburan dalam sifat peragaan busana, layanan hiburan yaitu menyediakan podcast di bidang mode hingga publikasi majalah mode untuk hiburan.

Baca juga: DJKI Bentuk Tim Khusus Tangani Polemik Pendaftaran Merek Citayam Fashion Week

Sementara, Indigo Aditya Nugroho mendaftarkan untuk jasa ajang pemilihan kontes atau hiburan, expo mengenai kesenian, kebudayaan, dan pendidikan.

Selain itu, Indigo juga mengajukan nama tersebut sebagai jasa fashion show, perencanaan pesta untuk acara promosi sehubungan dengan peragaan busana dan pertunjukan panggung live.

Kemudian, Citayam Fashion Week yang didaftarkan oleh Daniel Handoko Santoso berada di kelas 25 yakni jenis barang atau jasanya antara lain alas kaki, baju kaos, baju ketat, baju koko, baju olahraga, baju rajut sampai t-shirt lengan panjang.

Indigo menarik diri

Dalam konferensi pers Selasa, 25 Juli, Razilu memperbarui informasinya atas tiga pemohon pengajuan pendaftaran merek tersebut.

Ia mengatakan, ada satu pihak yang resmi menarik permohonan pendaftaran, yaitu Indigo Aditya Nugroho.

Indigo menarik pendaftaran merek dari DJKI per 25 Juli 2022.

"Per 25 Juli, pemohon dengan atas nama Indigo mengajukan penarikan kembali. Kita apresiasi sikap ini, beliau fair menarik diri," kata Razilu dalam konferensi pers di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta.

Baca juga: DJKI: Dari 3 yang Daftarkan Merek Citayam Fashion Week, Baru Indigo yang Tarik Kembali

Razilu menilai, Indigo kemungkinan beranggapan bahwa pengajuan merek tersebut akan menjadi polemik di masyarakat.

Apalagi, lanjut dia, banyak pihak menilai nama Citayam Fashion Week merupakan kata umum yang kerap digunakan beberapa waktu belakangan.

Sehingga, hal itu membuat Indigo menarik permohonan pengajuan pendaftaran merek Citayam Fashion Week.

Baim Wong berniat melepas Citayam Fashion Week

Artis Baim Wong memutuskan melepas niatannya untuk mendaftarkan Citayam Fashion Week sebagai Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Ia menegaskan awalnya ingin mendaftarkan Citayam Fashion Week sebagai merek untuk membuat kompetisi besar, bukan mencari keuntungan.

Baca juga: Pendaftaran Merek Citayam Fashion Week, Baim Wong, dan Penjelasan DJKI...

 

Menanggapi ini, Razilu mengatakan bahwa hingga kini belum ada surat yang masuk ke pangkalan data kekayaan intelektual Indonesia (PDKI) DJKI dari PT Tiger Wong Entertainment.

"Sampai saat ini belum mengajukan penarikan. Karena pasti kalau sudah mengajukan penarikan ada surat ke kita," ungkap Razilu.

Dia menilai, pernyataan Baim belum secara formal diwujudkan dengan menyampaikan surat penarikan pendaftaran merek ke DJKI.

"Karena ketika pemohon mengajukan penarikan kembali, kita akan mengeluarkan surat bahwa ini sudah ditarik kembali," jelasnya.

Baca juga: Kemenkumham: Sampai Saat Ini Baim Wong Belum Ajukan Penarikan Pendaftaran Merek Citayam Fashion Week

Razilu mengatakan, proses permohonan merek oleh PT Tiger Wong Entertainment baru dalam tahap pemeriksaan formalitas dan akan masuk masa publikasi dalam beberapa hari ke depan.

DJKI bentuk tim khusus

Guna menyelesaikan polemik, DJKI akan membentuk tim khusus yang menyeleksi permohonan pengajuan pendaftaran merek Citayam Fashion Week.

Menurut Razilu, tim khusus itu akan melakukan seleksi ketat mengenai siapa yang berhak atas merek tersebut.

"Kami sudah diskusi dengan Pak Direktur Merek, untuk merek ini kita akan bentuk tim yang ketat untuk lakukan pemeriksaan. Jadi tidak diperiksa hanya satu orang. Tapi diperiksa tim," terang dia.

Razilu tak menjabarkan lebih lanjut terkait mekanisme dan sistem kerja tim khusus tersebut ke depannya.

Baca juga: Cerita Awal Mula Baim Wong Daftarkan Merek Citayam Fashion Week ke Kemenkumham

Lebih lanjut, Razilu meminta pihak yang bukan pencetus Citayam Fashion Week untuk tidak mengajukan permohonan merek.

Apalagi, pihak yang mengajukan permohonan tersebut tidak mendapatkan persetujuan dari orang pertama pencetus nama Citayam Fashion Week.

"Kalau dari pandangan kami, kalau tidak menjadi pencetus pertama kali, atas sebuah tanda yang dikategorikan sebagai merek, dan tidak mendapatkan persetujuan dari mereka yang mencetuskan, sebaiknya kita tidak mengambil orang punya. Itu sama saja dengan merampas punya orang lain," tegas Razilu.

Namun demikian, pada dasarnya setiap pihak mempunyai hak untuk mengajukan permohonan pendaftaran merek.

Akan tetapi, Razilu memastikan bahwa tidak semua pihak yang mengajukan permohonan itu dapat dikabulkan atau diterima pendaftarannya oleh DJKI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat Janji Beri 'Effort' 1.000 Kali Lipat jika Anies Tepati Janji dan Komitmen

Demokrat Janji Beri "Effort" 1.000 Kali Lipat jika Anies Tepati Janji dan Komitmen

Nasional
PDI-P Sindir Nasdem Soal Etika Parpol Pengusung Jokowi Usai Deklarasi Anies Sebagai Capres

PDI-P Sindir Nasdem Soal Etika Parpol Pengusung Jokowi Usai Deklarasi Anies Sebagai Capres

Nasional
Megawati Akrab dengan Prabowo di HUT TNI, PDI-P: Itu Hal Baik

Megawati Akrab dengan Prabowo di HUT TNI, PDI-P: Itu Hal Baik

Nasional
77 Tahun Indonesia Merdeka, Hasto: 41 Tahun Presiden Berasal dari Kalangan Militer

77 Tahun Indonesia Merdeka, Hasto: 41 Tahun Presiden Berasal dari Kalangan Militer

Nasional
Sidang Korupsi E-KTP, Eks Dirjen Dukcapil Disebut Arahkan agar 3 Konsorsium Lolos Lelang

Sidang Korupsi E-KTP, Eks Dirjen Dukcapil Disebut Arahkan agar 3 Konsorsium Lolos Lelang

Nasional
Pentolan Bonek Harap TGIPF Tragedi Kanjuruhan Kerja Serius dan Obyektif

Pentolan Bonek Harap TGIPF Tragedi Kanjuruhan Kerja Serius dan Obyektif

Nasional
Puan-Airlangga Direncanakan Bertemu Sabtu Ini, PDI-P: Doakan Jakarta Tidak Banjir

Puan-Airlangga Direncanakan Bertemu Sabtu Ini, PDI-P: Doakan Jakarta Tidak Banjir

Nasional
Pakar Sebut Keputusan DPR Pilih Ketua Komnas HAM Bisa Dibatalkan jika Langgar UU

Pakar Sebut Keputusan DPR Pilih Ketua Komnas HAM Bisa Dibatalkan jika Langgar UU

Nasional
Menpora Sebut Audit Akan Diprioritaskan pada Stadion yang Tengah Dipakai

Menpora Sebut Audit Akan Diprioritaskan pada Stadion yang Tengah Dipakai

Nasional
Menpora: Suporter Arema, Persebaya, Persib, Persija Komitmen Perbaiki Ekosistem Sepak Bola Tanah Air

Menpora: Suporter Arema, Persebaya, Persib, Persija Komitmen Perbaiki Ekosistem Sepak Bola Tanah Air

Nasional
Mahfud: Kapolri Akan Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malam Ini

Mahfud: Kapolri Akan Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malam Ini

Nasional
Respons Atnike Sigiro soal Penunjukkannya Jadi Ketua Komnas HAM oleh DPR Disebut Salahi Aturan

Respons Atnike Sigiro soal Penunjukkannya Jadi Ketua Komnas HAM oleh DPR Disebut Salahi Aturan

Nasional
Hasto Singgung PSI: Sama-sama Dukung Jokowi, tapi Banyak Manuver Rugikan PDI-P

Hasto Singgung PSI: Sama-sama Dukung Jokowi, tapi Banyak Manuver Rugikan PDI-P

Nasional
TGIPF Tragedi Kanjuruhan Tegaskan Tak Alergi Kritik dan Saran Demi Tuntaskan Masalah

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Tegaskan Tak Alergi Kritik dan Saran Demi Tuntaskan Masalah

Nasional
UPDATE 6 Oktober 2022: Tambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Totalnya 6.441.123

UPDATE 6 Oktober 2022: Tambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Totalnya 6.441.123

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.