Kompas.com - 21/07/2022, 16:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) menyatakan akan tetap memantau aktivitas mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab setelah keluar dari penjara.

Sebagai informasi, Rizieq dinyatakan bebas bersyarat. Oleh karena itu ia mesti mengikuti bimbingan Balai Pemasyarakatan (Bapas) setempat.

"Betul (masih dipantau)," kata Koordinator Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Aprianti saat dihubungi Kompas.com, Kamis (21/7/2022).

Dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-undang Pemasyarakatan, narapidana yang dinyatakan bebas bersyarat mesti mendapatkan bimbingan dari Bapas.

Baca juga: Kala Rizieq Shihab Bebas, Jadi Tahanan Kota dan Peran Istri dalam Pembebasan Bersyarat...

Ia juga tidak diperbolehkan melakukan tindak pidana maupun menimbulkan keresahan di masyarakat.

Lebih lanjut, Rika menjelaskan salah satu bimbingan yang dimaksud adalah membuat mantan narapidana itu kembali berinteraksi di tengah masyarakat dengan baik.

Dalam hal ini, Rizieq juga diminta memberikan kontribusi dalam sejumlah kegiatan yang diniliai positif.

"Artinya bimbingannya itu terkait dengan bagaimana si klien atau HRS (Habib Rizieq Shihab) ini berinteriksi dengan masyarakat dengan baik," kata Rika.

Menurut Rika sejatinya pembinaan Lapas terhadap para narapidana adalah bagaimana menyiapkan mereka untuk bisa kembali terjun dengan masyarakat dan memberi dampak positif di lingkungan terkecil mereka.

Baca juga: Rizieq Shihab Bebas, Menkumham: Memang Itu Hak Dia

"Jenisnya bisa macam-macam kegiatan yang positif tentunya, dikaitkan dengan kegiatan sehari hari itu bagian dari bimbingan juga," ujar Rika.

Sebelumnya, Rizieq dinyatakan bebas bersyarat kemarin pagi, Rabu (20/7/2022). Ia dijemput advokat, kolega, dan keluarganya.

Rizieq mengaku sengaja tidak mengumumkan kebebasannya. Sebab, ia mesti berhati-hati agar tidak kembali dipenjara.

Ditjen Pas Kemenkumham menyatakan Rizieq telah memenuhi ketentuan hukum sebagai narapidana yang berhak mendapatkan status bebas bersyarat.

Baca juga: Tak Umumkan Kepulangannya, Rizieq: Salah Sedikit Saja Pembebasan Bersyarat Bisa Batal

Meski demikian, ia tetap harus menjalani masa percobaan hingga dua tahun mendatang.

"Habis masa percobaan 10 Juni 2024,” kata Rika.

Diketahui, Rizieq tersandung tiga kasus yang membuatnya harus mendekam di penjara. Perbuatan dilakukan setelah tiba kembali di Indonesia pada November 2020.

Sejumlah pelanggaran Rizieq antara lain pelanggaran karantina kesehatan di Petamburan dan Megamendung serta penyebaran berita bohong terkait kondisi kesehatannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Sampaikan Duka Cita Mendalam Bagi Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Wagub DKI Sampaikan Duka Cita Mendalam Bagi Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Dipertanyakan

Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Dipertanyakan

Nasional
Kontras Duga Ada Pelanggaran Hukum dan HAM dalam Tragedi Kanjuruhan

Kontras Duga Ada Pelanggaran Hukum dan HAM dalam Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Tragedi Stadion Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang

Tragedi Stadion Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang

Nasional
Kurangi Vonis Bermasalah, KY Dorong Ketua Pengadilan Eksaminasi Putusan

Kurangi Vonis Bermasalah, KY Dorong Ketua Pengadilan Eksaminasi Putusan

Nasional
Komnas HAM Turunkan Tim Usut Kerusuhan Kanjuruhan Malang

Komnas HAM Turunkan Tim Usut Kerusuhan Kanjuruhan Malang

Nasional
Pemerintah Diminta Bentuk Tim Independen Usut Kerusuhan Kanjuruhan

Pemerintah Diminta Bentuk Tim Independen Usut Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Menpora: Kerusuhan Kanjuruhan Menodai Pembangunan Sepakbola Nasional

Menpora: Kerusuhan Kanjuruhan Menodai Pembangunan Sepakbola Nasional

Nasional
KY Sebut Tak Temukan 'Track Record' Jelek terhadap Sudrajad Dimyati

KY Sebut Tak Temukan "Track Record" Jelek terhadap Sudrajad Dimyati

Nasional
Kapolri Bertolak ke Malang Tinjau Lokasi Kerusuhan Kanjuruhan

Kapolri Bertolak ke Malang Tinjau Lokasi Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Amnesty International: Menyeramkan Sekaligus Memilukan

Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Amnesty International: Menyeramkan Sekaligus Memilukan

Nasional
Mahfud MD Sebut Panpel Arema Abaikan Usul Polri

Mahfud MD Sebut Panpel Arema Abaikan Usul Polri

Nasional
Nasdem Minta Pemerintah Beri Penanganan Terbaik bagi Korban Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasdem Minta Pemerintah Beri Penanganan Terbaik bagi Korban Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi Beri Tugas Khusus ke Menkes dan Gubernur Jatim Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Jokowi Beri Tugas Khusus ke Menkes dan Gubernur Jatim Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.