Kompas.com - 18/07/2022, 15:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat tidak mempersoalkan hasil survei Indopol yang menunjukkan posisi ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Terlebih lagi, duet ini pada simulasi survei unggul dibandingkan pasangan lainnya.

"Kami mengikuti semua. Sekarang kan modelnya simulasi-simulasi. Anies-AHY, Ganjar-Puan, Prabowo-Puan, Anies-Airlangga, Prabowo-Cak Imin atau dibalik, AHY-Anies kan itu bisa. Macam-macam lagi," kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng ditemui di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (17/7/2022).

"Kami mengikuti saja sementara ini karena sebagai sebuah tren politik," lanjut dia.

Baca juga: Bupati Mamberamo Tengah Kabur Usai Jadi Tersangka Gratifikasi, Ini Kata Demokrat

Andi mengatakan, situasi politik saat ini masih bisa berubah mendekati jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Dengan demikian, Demokrat belum menganggap serius duet Anies-AHY untuk diproyeksikan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Sekali lagi, sekarang masih terlalu jauh, mungkin kalau awal tahun pola-polanya lebih jelas, lebih stabil. Kita lihat perkembangannya nanti bagaimana," ucap Andi.

Baca juga: Andi Mallarangeng Sarankan Demokrat Umumkan Koalisi Akhir 2022 atau Awal 2023

Di sisi lain, Andi mengakui bahwa Demokrat mengutamakan kadernya untuk menjadi calon pemimpin bangsa.

Hal itu dinilai sebagai salah satu tahap pengaderan partai.

"Parpol kan merupakan amanat partainya mengusahakan bagaimana kader terbaiknya dalam hal ini bagi kami Ketum AHY untuk bersaing dalam penentuan kepemimpinan bangsa, posisinya apa belum kita tentukan," kata dia.

Terkait pengusungan AHY pada Pilpres, Andi mengungkapkan, Demokrat tetap mengupayakannya.

Hanya saja, Demokrat tetap tidak menutup kemungkinan mengusung calon lainnya dengan melihat situasi ke depan.

"(Mengusung AHY) Itu amanat dari partai, tapi sekali lagi kita terbuka dengan bagaimana situasi istilahnya kita mau menang. Siapa yang bisa membawa kita menang, harapan kita kader kita yang membawa kita menang, tapi kita lihat nanti," pungkasnya.

Lembaga Indopol Survey & Consulting melakukan simulasi dengan asumsi empat poros yang akan bertarung dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024.

Poros pertama diisi oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sendirian.

Baca juga: Survei Indopol: Simulasi 4 Poros pada Pilpres 2024, Duet Anies-AHY Tempati Posisi Teratas

Kemudian, poros kedua diisi oleh Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Selanjutnya, poros ketiga yaitu Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Terakhir, poros keempat adalah KIB (Koalisi Indonesia Bersatu yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, dan Partai Amanat Nasional.

Dari simulasi itu, muncul pasangan calon (paslon) Anies Baswedan dan AHY dari poros Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS, yang menempati posisi teratas dibandingkan lainnya.

"Pasangan Anies dan AHY menempati posisi yang teratas dengan 34,72 persen. Meskipun kemudian yang belum menjawab masih banyak yaitu 36,50 persen," kata Direktur Eksekutif Indopol Survey Ratno Sulistiyanto dalam tayangan YouTube, Jumat (15/7/2022).

Posisi kedua yang akan dipilih oleh responden yaitu paslon Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dengan 20,08 persen. Pasangan ini berasal dari poros Partai Gerindra dan PKB.

Sementara itu, posisi ketiga yang akan terpilih yaitu paslon Puan Maharani-Erick Thohir dengan 4,88 persen. Paslon ini berasal dari poros PDI-P.

Lalu, terakhir ada paslon Airlangga Hartarto-Khofifah Indar Parawansa dengan 3,82 persen yang berasal dari poros KIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.