Kompas.com - 15/07/2022, 14:15 WIB
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers Yadi Hendriana mengecam tindakan intimidasi yang dialami dua wartawan yang meliput di sekitar Rumah Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2022) kemarin.

Yadi mengatakan, intimidasi tersebut merupakan cara yang tidak dibenarkan oleh Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

"Kami Dewan Pers menganggap itu cara-cara tidak benar terhadap pers," ujar Yadi saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (15/7/2022).

Dewan Pers juga langsung berkomunikasi dengan Mabes Polri. Setelah melakukan pemeriksaan, pihak kepolisian menyebut intimidasi itu di luar perintah institusi Polri.

Baca juga: AJI dan LBH Pers Desak Polri Usut Intimidasi terhadap Wartawan di Rumah Irjen Sambo

"Pak Kadiv Humas (Irjen Dedi Prasetyo) juga sudah langsung bertindak bahwa yang melakukan intimidasi tersebut di luar perintah dan pengetahuan institusi Polri, artinya itu oknum," papar Yadi.

Dewan pers juga menghargai institusi Polri yang menjanjikan akan mengusut tuntas perlakuan intimidasi yang dialami oleh awak media.

"Ada kesepahaman bahwa yang dilakukan oknum tersebut adalah tidak benar dan akan dilakukan lebih lanjut," ucap Yadi.

Dikutip dari Tribunnewscom, dua orang wartawan media nasional itu diintimidasi oleh sebanyak tiga orang tak dikenal.

Kedua wartawan itu kemudian diintimidasi dengan diminta menghapus foto dan video oleh tiga orang berkaos hitam.

Ketiga OTK disebutkan memiliki perawakan tegap dan berambut cepak.

Baca juga: Polri Tangkap dan Akan Tindak Anggotanya yang Intimidasi 2 Wartawan saat Meliput Rumah Kadiv Propam

Menurut salah satu wartawan yang tidak mau disebutkan namanya, saat ia bersama rekannya sedang mewawancarai seorang warga, mereka didatangi oleh seorang tak dikenal.

Kemudian, datang lagi orang tak dikenal sehingga totalnya menjadi tiga orang. Mereka berbaju hitam dan langsung mengambil handphone kedua wartawan dan menghapus foto hingga video.

Bahkan, kedua tas milik wartawan itu juga diperiksa oleh orang tidak dikenal tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bharada E Ungkap Skenario Bunuh Yosua, Sambo: Memang Harus Dikasih Mati Anak itu!

Bharada E Ungkap Skenario Bunuh Yosua, Sambo: Memang Harus Dikasih Mati Anak itu!

Nasional
Usai Keributan di Magelang, Susi Pasang Status Sambil Menangis dan Tulis 'Cukup Tahu Saja'

Usai Keributan di Magelang, Susi Pasang Status Sambil Menangis dan Tulis "Cukup Tahu Saja"

Nasional
Hanya dalam 8 Hari, Penyaluran Bansos Kemensos Tembus di Atas 80 Persen

Hanya dalam 8 Hari, Penyaluran Bansos Kemensos Tembus di Atas 80 Persen

Nasional
ABPD di Bank Masih Rp 278 Triliun, Jokowi: Pak Mendagri Tolong Cek Ada Persoalan Apa

ABPD di Bank Masih Rp 278 Triliun, Jokowi: Pak Mendagri Tolong Cek Ada Persoalan Apa

Nasional
Richard Eliezer Ungkap Ada Perempuan Datang ke Rumah Ferdy Sambo di Bangka, Ketika Keluar Menangis

Richard Eliezer Ungkap Ada Perempuan Datang ke Rumah Ferdy Sambo di Bangka, Ketika Keluar Menangis

Nasional
Berikan Pelayanan Publik Profesional, Kemensos Diganjar 2 Penghargaan KORPRI Awards

Berikan Pelayanan Publik Profesional, Kemensos Diganjar 2 Penghargaan KORPRI Awards

Nasional
Ferdy Sambo 3 Kali Gelengkan Kepala saat CCTV Kasus Brigadir J Diputar

Ferdy Sambo 3 Kali Gelengkan Kepala saat CCTV Kasus Brigadir J Diputar

Nasional
KPK Dalami Soal Pertemuan Pengacara Lukas dengan Para Saksi

KPK Dalami Soal Pertemuan Pengacara Lukas dengan Para Saksi

Nasional
Kapolri Ungkap Kendala Pencarian Kru Helikopter yang Jatuh di Bangka Belitung

Kapolri Ungkap Kendala Pencarian Kru Helikopter yang Jatuh di Bangka Belitung

Nasional
Survei Charta Politika: Persaingan Kandidat Capres Mengerucut ke Dua Nama, Ganjar dan Anies

Survei Charta Politika: Persaingan Kandidat Capres Mengerucut ke Dua Nama, Ganjar dan Anies

Nasional
Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah, Hanya Bertemu Akhir Pekan

Richard Eliezer Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah, Hanya Bertemu Akhir Pekan

Nasional
Gerindra Tak Mau 'Ge-er' Jokowi Sebut Prabowo Termasuk 'Pemimpin Berambut Putih'

Gerindra Tak Mau "Ge-er" Jokowi Sebut Prabowo Termasuk "Pemimpin Berambut Putih"

Nasional
Kapolri: 3 Kru Helikopter yang Jatuh di Bangka Belitung Ditemukan, 1 Masih Dicari

Kapolri: 3 Kru Helikopter yang Jatuh di Bangka Belitung Ditemukan, 1 Masih Dicari

Nasional
Jokowi: Diperkirakan Awal 2023 Sudah Masuk Resesi Global

Jokowi: Diperkirakan Awal 2023 Sudah Masuk Resesi Global

Nasional
Survei Charta Politika: Elektabilitas Nasdem Naik, Diprediksi karena Pengaruh Usung Anies Jadi Capres

Survei Charta Politika: Elektabilitas Nasdem Naik, Diprediksi karena Pengaruh Usung Anies Jadi Capres

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.