Kompas.com - 11/07/2022, 09:25 WIB
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga Negara Indonesia (WNI) atau turis asing yang bepergian ke Indonesia menggunakan kapal laut harus menerima vaksinasi dosis kedua minimal 14 hari sebelum berangkat.

Jika belum mendapat vaksinasi dosis kedua, WNI atau turis asing Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) harus bersedia menjalani karantina selama 5x24 jam atau 5 hari.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 69 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang dari Luar Negeri dengan Transportasi Laut pada Masa Pandemi Corona Virus Desease (Covid-19).

"Penumpang WNI dan WNA dari luar negeri harus menunjukkan kartu/sertifikat (fisik ataupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan sebagai persyaratan memasuki Indonesia," tulis SE dikutip Senin (11/7/2022).

Baca juga: Kapolri Sebut Pemudik yang Menggunakan Kapal Laut Masih Sedikit

"Bagi pelaku perjalanan dari luar negeri yang belum bisa mendapatkan vaksinasi atau telah menerima vaksin dosis pertama seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diwajibkan melakukan karantina selama 5 x 24 jam," imbuh SE tersebut.

Berdasarkan SE, ada jenis karantina yang dibayar oleh pemerintah dan dibayar secara mandiri oleh para PPLN.

Karantina yang dibayar dan ditanggung oleh pemerintah adalah untuk buruh migran/pekerja migran RI, pelajar/mahasiswa yang telah menamatkan studi di luar negeri, pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri, dan wakil Indonesia dalam ajang perlombaan atau festival tingkat internasional.

Karantina dilakukan secara terpusat pada tempat karantina sesuai dengan yang diatur dalam Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR Bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Luar Negeri.

Sedangkan bagi WNI di luar kriteria tersebut harus menjalani karantina terpusat dengan biaya mandiri.

Adapun bagi WNA, di luar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing, karantina di tempat akomodasi karantina terpusat dengan biaya ditanggung mandiri.

Baca juga: Simak Aturan Lengkap Bepergian Pakai Kapal Laut, Sudah Vaksin Dosis 2 Tetap Tunjukkan Hasil Antigen

"Bagi pelaku perjalanan dari luar negeri, yang akan melakukan karantina terpusat dengan pembiayaan mandiri, wajib menunjukkan bukti konfirmasi pembayaran atas pemesanan tempat akomodasi karantina dari penyedia akomodasi selama menetap di Indonesia," tulis SE.

Selain itu, PPLN harus melampirkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan yang mencakup pembiayaan penanganan covid-19 dan evakuasi medis menuju rumah sakit rujukan dengan minimal nilai pertanggungan sesuai dengan yang ditetapkan oleh penyelenggara, pengelola, atau Pemerintah Daerah setempat.

Ketentuan tes PCR

Pada saat kedatangan di pelabuhan pintu masuk Internasional, diwajibkan menjalani pemeriksaan gejala yang berkaitan dengan Covid-19 dan pemeriksaan suhu tubuh.

Jika pelaku perjalanan dari luar negeri terdeteksi memiliki gejala yang berkaitan dengan covid-19 dan/atau memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius, wajib menjalani pemeriksaan konfirmasi RT-PCR.

Baca juga: Bepergian Pakai Kapal Laut, Anak-anak di Bawah 6 Tahun Tak Wajib Tes Antigen-PCR

"Biaya (RT-PCR) ditanggung oleh pemerintah bagi WNI dan biaya ditanggung secara mandiri bagi WNA," jelas SE.

Sedangkan jika PPLN terdeteksi tidak memiliki gejala yang berkaitan dengan Covid-19 dan memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius, PPLN boleh melanjutkan perjalanan, dengan catatan sudah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga minimal 14 hari sebelum keberangkatan.

"Bagi pelaku perjalanan dari luar negeri yang telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga minimal 14 hari sebelum keberangkatan, diperkenankan melanjutkan perjalanan," sebut SE.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.