Kompas.com - 05/07/2022, 17:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tak ingin koalisi yang kelak akan dibangun partainya dengan partai politik lain diumumkan di detik-detik terakhir.

"Pak Surya memberikan poin kepada kami semua, tentu koalisi ya enggak last minute. Kami berusaha alon-alon asal kelakon betul, kapan harus mendeklarasikan koalisi ini," ujar Willy saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Selasa (5/7/2022).

"Jadi intensitas komunikasi lah yang menjadi kunci dalam proses kapan koalisi akan dideklarasikan dan siapa pengantinnya," imbuhnya.

Meski begitu, ia menekankan, hingga kini Nasdem belum sepakat untuk berkoalisi dengan partai politik mana pun. Komunikasi politik yang dibangun Nasdem pun baru sebatas membangun kesepahaman sejauh ini.

Baca juga: Nasdem Usul Utusan Golongan Diakomodasi dalam PPHN, Ini Alasannya

"Kesepahaman itu satu langkah sebelum kesepakatan, jadi kita masih menyamakan beberapa hal. Tidak perlu buru-buru juga karena bertepuk enggak mungkin sebelah tangan karena kita juga harus membaca konstelasi yang lain," tuturnya.

Diketahui, usai menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 15-17 Juni lalu, Nasdem telah bertemu dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat.

Willy menyatakan, Nasdem belum membahas mengenai persoalan calon presiden yang diusulkan saat Rakernas untuk diajukan kepada Demokrat maupun PKS.

Adapun ada tiga nama yang muncul sebagai calon presiden saat Nasdem menggelar Rakernas saat itu. Ketiganya yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca juga: Politisi Nasdem Kenang Tjahjo Kumolo sebagai Senior yang Friendly

"Belum masuk ke nama. Saya bilang tadi belum kesepakatan, baru kesepahaman. Jadi masih menyamakan frekuensi. Kalau ibarat di radio itu lagi muter-muter, lagi dicari mana yang presisi betul. Jadi belum mengerucut pada nama," imbuh Willy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.