Kompas.com - 05/07/2022, 13:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, Rapat Pimpinan Nasional (rapimnas) Partai Gerindra yang rencananya digelar akhir Juli hanya akan mengumumkan calon presiden (capres).

Sementara, untuk nama calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung Gerindra, akan dibahas setelah rapimnas.

"Kemudian, mekanisme pencawapresan dan lain-lain itu ada forum yang akan dibuat untuk itu, setelah rapimnas. Sehingga pada saat rapimnas nanti hanya akan diumumkan soal capres saja," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/7/2022).

Baca juga: Meski Berkoalisi dengan Gerindra, PKB Sebut Hubungannya dengan PKS Baik-baik Saja

Dasco menegaskan, hingga kini Gerindra solid mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk diusung sebagai capres pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Sampai saat ini, cuma ada calon tunggal saja dari partai Gerindra yang diusulkan, oleh DPP yang mewakili kader di seluruh indonesia (Prabowo Subianto)," ujar dia.

Wakil Ketua DPR itu kemudian menanggapi pertanyaan soal hasil komunikasi Partai Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini sedang menjajaki koalisi.

Menurut Dasco, hasil komunikasi itu tidak bisa diungkap ke publik, termasuk soal pembicaraan cawapres yang akan diusung koalisi ini.

"Mengenai masalah cawapres, lebih lanjut karena sesuai anggaran dasar. Hal ini akan dibicarakan setelah Rapimnas," ujarnya.

Kendati demikian, Dasco menuturkan bahwa nama cawapres itu sudah ada di kantong Gerindra.

Baca juga: PKS Sebut Belum Ada Ajakan Gabung Koalisi Gerindra-PKB

Sebelumnya diberitakan, Dasco mengisyaratkan bahwa dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden menjadi syarat mutlak, setidaknya bagi Gerindra.

Prabowo, walaupun sudah tiga kali kalah di pilpres, hingga saat ini masih jadi sosok dengan elektabilitas yang menjanjikan di tiga besar, bersaing dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdasarkan hasil riset berbagai lembaga survei.

Baca juga: Jika Ingin Rebut Suara, Koalisi Gerindra-PKB Disarankan Usung Prabowo-Khofifah pada Pilpres 2024

"Pengurus serta anggota Partai Gerindra berkewajiban mematuhi anggaran dasar/anggaran rumah tangga serta sumpah kader Partai Gerindra, sehingga semua tahapan mengenai pencapresan dan pencawapresan dari Partai Gerindra harus mengikuti mekanisme yang ada," ungkap Dasco.

"Saat ini Prabowo Subianto baru diminta akan kesediaannya untuk dikukuhkan menjadi capres dari Gerindra melalui Rapimnas yang akan diselenggarakan pada akhir Juli 2022," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.