Kompas.com - 04/07/2022, 17:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Puan Maharani mengungkapkan alasan mengapa dirinya yang keliling Indonesia untuk konsolidasi ke jajaran PDI-P daerah dan bukan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Menurut Puan, Megawati yang merupakan ibunya itu sudah tidak memungkinkan untuk aktif turun ke bawah.

"Kenapa? Kita semua sayang sama Ibu Mega kan, nah jadi saya memang termasuk orang yang meminta Ibu Mega itu enggak muter-muter seperti dulu karena kita sayang sama Ibu Mega, kita jaga kesehatannya," kata Puan dalam keterangannya, Senin (4/7/2022).

Baca juga: Ajak Banyak Anggota DPR Kunker, Puan: Biar Tidak Urus Dapilnya Saja

Ketua DPR itu menyampaikan hal tersebut saat kunjungannya di Cirebon, Jawa Barat menemui DPC PDI-P Cirebon.

Ia mengatakan, Megawati baru akan hadir jika PDI-P menggelar acara-acara besar dan penting saja.

Kendati demikian, Puan mengakui bahwa Megawati sendiri yang menugaskannya keliling Indonesia.

"Ya pertama sebagai Ketua DPP partai sebagai Ketua DPR saya ditugaskan, inget ya ditugaskan Ibu Ketua Umum (Megawati) untuk muter-muter, untuk ketemu sama keluarga besar PDI Perjuangan,” jelasnya.

Mantan Menko PMK itu mengakui kadang merasa lelah karena setiap pekan harus berkeliling Indonesia. Namun, dia merasa semangat kembali saat bertemu masyarakat.

Baca juga: Puan Maharani Sebut Ditugasi Megawati untuk Keliling Indonesia

“Acara lagi, acara lagi, acara lagi, kenapa? Ya ini karena saya ingin ketemu dengan keluarga besar PDI Perjuangan saya, dua tahun kita Covid gak ada pertemuan seperti ini, kan zoom lagi zoom lagi, jadi karena saya ditugaskan muter lagi muter lagi, capek enggak, cape sekali,” imbuh Puan.

Sebelumnya, Puan Maharani mengaku mendapatkan tugas dari Megawati Soekarnoputri usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kedua Tahun 2021 PDI-P.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.