Kompas.com - 03/07/2022, 18:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Djarot Saiful Hidayat berpandangan bahwa warisan Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden Pertama RI Soekarno harus dijaga dan dilestarikan masyarakat.

Djarot menyoroti peran generasi muda untuk melestarikan warisan Soekarno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ke depannya.

"Apa pun yang diwariskan Bung Karno kepada kita semua, tanggung jawab kita terutama generasi muda bisa mengambil apinya, mengambil semangatnya, kemudian mengaktualisasikan dengan kondisi dan tantangan ke depan seperti apa,” kata Djarot dalam acara diskusi publik bertajuk “Bung Karno: Arsitek Kemerdekaan Bangsa-bangsa”, di Kantor DPP PDI-P Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu (3/7/2022).

Baca juga: Tak Hanya Toreh Sejarah di Indonesia, PDI-P Sebut Bung Karno Arsitek Kemerdekaan Bangsa-bangsa di Dunia

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan, Bung Karno merupakan arsitek kemerdekaan bangsa-bangsa di dunia.

Sementara, di Indonesia Bung Karno mencanangkan fondasi yang pertama, yakni ideologi Pancasila.

Djarot menuturkan, ideologi Pancasila membentuk karakter bangsa Indonesia. Menurutnya, dengan karakter tersebut, seseorang menjadi manusia seutuhnya.

“Ketika kehilangan karakter, maka hilanglah semuanya, tidak menjadi manusia seutuhnya, tidak mempunyai karakter, tidak mempunyai kepribadian yang tangguh, tidak mempunyai semangat juang yang menyala-nyala dan tidak paham dilahirkan sebagai bangsa," ujarnya.

Djarot menyatakan, warisan Bung Karno sejatinya tidak hanya bangunan fisik yang menjadi landmark beberapa daerah di Indonesia.

Baca juga: Cerita Puan Soal Bung Karno yang Dijuluki Arsitek Kemerdekaan Bangsa-bangsa

Namun, di mata dunia, Bung Karno juga merupakan arsitek kemerdekaan bangsa-bangsa, khususnya negara-negara di Asia dan Afrika.

"(Soekarno) menggelar konferensi Asia Afrika, dan itu yang menggalang kekuatan negara-negara baru dunia untuk melawan Neo kolonialisme dan Neo imperialisme agar bangsa-bangsa itu merdeka," jelas Djarot.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.