Kompas.com - 28/06/2022, 17:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto menyebutkan, pihaknya telah 5 kali melimpahkan berkas perkara tahap I kasus penipuan dan penggelapan investasi Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta ke pihak Kejaksaan.

Adapun berkas perkara kasus Indosurya belum lengkap sehingga para tersangka dibebaskan karena masa tahanan telah habis.

"Bolak-balik perkara yang dilakukan selama proses penyidikan untuk setiap tersangka ini hampir semuanya di atas lima kali, tahap 1 di Kejaksaan," kata Agus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Korban Penipuan Indosurya Tuntut Perkaranya Segera Disidang

Menurut dia, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) telah mengupayakan agar kasus Indosurya segera selesai dan diproses hukum.

Ia juga mengatakan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan penyidik di Kejaksaan, baik secara formal maupun informal.

Kendati demikian, menurut dia, jika penyidik Bareskrim telah melimpahkan berkas ke Kejaksaan, pihak kepolisian tidak bisa mengintervensi lebih lanjut.

Sebab, kelengkapan berkas atau P21 berdasarkan penilaian pihak Kejaksaan.

"Intinya kami akan terus melakukan proses penyidikan," ucap Agus.

Dalam kasus ini, Dittipideksus Bareskrim telah menetapkan tiga tersangka.

Selain June dan Henry, Manajer Direktur Koperasi, Suwito Ayub yang masih menjadi buronan juga ditetapkan tersangka.

Baca juga: Dua Tersangka KSP Indosurya Bebas, Nasabah Diminta Tidak Perlu Khawatir

Sebelumnya, Direktur Tipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan menegaskan, Henry dan June bebas dari tahanan karena masa tahanannya selama 120 hari sudah habis.

Namun, ia memastikan, Henry dan June masih berstatus tersangka dan mereka telah dicekal agar tidak kabur ke luar negeri.

Bahkan, Bareskrim juga mewajibkan para tersangka itu untuk lapor seminggu 2 kali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.