Kompas.com - 17/06/2022, 12:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 2.776 calon haji Indonesia dari tujuh kloter bergerak dari Madinah ke Mekkah, Arab Saudi, Jumat (17/6/2022), dengan menempuh perjalanan menggunakan bus kurang lebih enam jam.

Berdasarkan data dari bidang pelayanan kedatangan dan kepulangan jamaah yang ditandatangani Kepala Daerah Kerja Makkah Mukhammad Khanif, sebanyak 360 calon haji Embarkasi Solo (SOC 7) berangkat pukul 06.00 waktu Arab Saudi (WAS) dan tiba di Mekkah pukul 12.00 WAS yang akan menempati Hotel Al Kiswah Tower di sektor 4 Jarwal (Kode Hotel 401).

Baca juga: Satu Calon Haji Asal Cianjur Meninggal akibat Dehidrasi

Selanjutnya dari Embarkasi Padang (PDG 5), 393 orang diberangkatkan pukul 06.00 WAS dan tiba pukul 12.00 WAS yang akan menempati Hotel Al Kiswah Tower di sektor 4 Jarwal (Kode Hotel 401), Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 8) sebanyak 393 orang berangkat pukul 08.00 WAS dan dijadwalkan tiba pukul 14.00 WAS yang akan menempati Al Lu'luah Hotel (kode hotel 301) di sektor 3 Raudhah.

Selain itu, Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 7) berangkat dari Madinah pukul 08.00 WAS dan direncanakan tiba di Mekkah pukul 14.00 WAS.

Rencananya, akan menempati Al Khalil Hotel (kode hotel 507) di sektor 5 Misfalah, Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 8) sebanyak 393 orang berangkat pukul 08.00 WAS dan dijadwalkan tiba pukul 14.00 WAS yang akan menempati Retaj Al Rayyan (kode hotel 302) di sektor 3 Raudhah.

Selain itu, Embarkasi Surabaya (SUB 7) sebanyak 450 orang berangkat dari Madinah pukul 14.00 WAS dan tiba di Mekkah pukul 20.00 WAS akan menempati Hotel Safwat Al Bait (kode hotel 105) di sektor 1 Mahbas Jin dan 360 orang Embarkasi Solo (SOC 7) berangkat pukul 14.00 WAS dan tiba di Mekkah pukul 20.00 WAS yang akan menempati Hotel Al Kiswah Tower di sektor 4 Jarwal (Kode Hotel 401).

Baca juga: Jokowi Tunjuk Menag Yaqut Pimpin Delegasi Haji Indonesia 2022

Jemaah Indonesia tersebut ke Mekkah untuk melaksanakan umrah wajib sebagai rangkaian ibadah haji tahun ini.

Sebelumnya, mereka melakukan ibadah Arbain dan ziarah selama sekitar sembilan hari di Madinah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Antara
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Amnesty International: Menyeramkan Sekaligus Memilukan

Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan, Amnesty International: Menyeramkan Sekaligus Memilukan

Nasional
Mahfud MD Sebut Panpel Arema Abaikan Usul Polri

Mahfud MD Sebut Panpel Arema Abaikan Usul Polri

Nasional
Nasdem Minta Pemerintah Beri Penanganan Terbaik bagi Korban Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasdem Minta Pemerintah Beri Penanganan Terbaik bagi Korban Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi Beri Tugas Khusus ke Menkes dan Gubernur Jatim Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Jokowi Beri Tugas Khusus ke Menkes dan Gubernur Jatim Terkait Kerusuhan Kanjuruhan

Nasional
Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Pernyataan Lengkap Jokowi Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi: Kerusuhan Kanjuruhan Tragedi Kemanusiaan, Jangan Sampai Terulang Lagi

Jokowi: Kerusuhan Kanjuruhan Tragedi Kemanusiaan, Jangan Sampai Terulang Lagi

Nasional
Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi dan Usut Tuntas Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Jokowi Perintahkan Kapolri Investigasi dan Usut Tuntas Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi: Hentikan Sementara Liga 1

Jokowi: Hentikan Sementara Liga 1

Nasional
Cak Imin Anggap Aneh Pihak Keamanan Tak Paham Larangan FIFA soal Penggunaan Gas Air Mata

Cak Imin Anggap Aneh Pihak Keamanan Tak Paham Larangan FIFA soal Penggunaan Gas Air Mata

Nasional
Puan Minta PSSI Hentikan Sementara Liga Sepakbola Nasional

Puan Minta PSSI Hentikan Sementara Liga Sepakbola Nasional

Nasional
Kerusuhan Stadion Kanjurungan, Komnas HAM: Harus Ada Penegakan Hukum

Kerusuhan Stadion Kanjurungan, Komnas HAM: Harus Ada Penegakan Hukum

Nasional
YLKI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Independen di Luar PSSI

YLKI Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Independen di Luar PSSI

Nasional
YLBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan

YLBHI: Negara Harus Bertanggung Jawab dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
Komnas HAM Minta Polisi Segera Usut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Komnas HAM Minta Polisi Segera Usut Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
Mahfud: Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Umumnya Terinjak dan Sesak Nafas

Mahfud: Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan Umumnya Terinjak dan Sesak Nafas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.