Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

15 Jemaah Haji Sakit di Arab Saudi, 2 Orang Dirawat di RSAS Madinah

Kompas.com - 12/06/2022, 14:17 WIB
Mutia Fauzia,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin mengatakan, per hari ini, Minggu (12/6/2022) terdapat 15 jemaah haji di Arab Saudi yang dilaporkan sakit.

Ia mengatakan, dari jumlah tersebut, sebanyak dua orang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) Madinah.

"Jemaah haji per saat ini terdapat 15 orang yang sakit, 13 orang dirawat di klinik kesehatan haji Indonesia Madinah, dua orang di RSAS Madinah," ujar dia dalam konferensi pers yang disiarkan di YouTube resmi Kementerian Agama (Kemenenag).

Baca juga: Jemaah Haji Asal Sumatera Barat Meninggal Dunia Usai Pulang dari Masjid Nabawi

Selain itu, terdapat dua jemaah haji yang wafat. Terakhir, seorang jemaah haji yang berasal dari embarkasi Padang asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada Jumat (10/6/2022) waktu setempat.

Jurnalis Kompas TV Nitia Anisa melaporkan, jemaah meninggal dunia karena serangan jantung.

"Kemarin sore sekitar (pukul) 17.40 ada jemaah meninggal dunia di lobi hotel dari (embarkasi) Padang 4 bernama Bangun Lubis," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Amin Handoyo.

Baca juga: PPIH Siapkan Hotel di Arab Saudi untuk Isolasi Jemaah Haji Positif Covid-19

Adapun secara keseluruhan, memasuki hari ketujuh operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah, jumlah jemaah yang tiba di Madinah sebanyak 2.855 orang.

Dengan demikian, total jemaah yang telah diberangkatkan sebanyak 17.612 orang.

Untuk diketahui, rilis laporan setiap hari dilakukan berdasarkan data hingga pukul 00.00 waktu Arab Saudi atau 04.00 WIB.

Baca juga: Ramai soal Daftar Tunggu Haji hingga 97 Tahun, Ini Penjelasan Kemenag

Adapun untuk rencana keberangkatan jemaah pada Sabtu 11 Juni 2022, jumlah jemaah yang akan diberangkatkan sebanyak 3.259 orang.

"Rencana keberangkatan jemaah Sabtu, 11 juni 2022, jumlah jemaah dan petugas yang akan diberangkatkan hari ini delapan kloter dari lima embarkasi, JKG, JKS, MES, SOC dan SUB dengan jumlah sebanyak 3.259 orang," ucap Akhmad Fauzin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pengacara Korban Kaji Opsi Laporkan Ketua KPU ke Polisi Imbas Diduga Goda Anggota PPLN

Pengacara Korban Kaji Opsi Laporkan Ketua KPU ke Polisi Imbas Diduga Goda Anggota PPLN

Nasional
Sindir Kubu Prabowo, Pakar: Amicus Curiae Bukan Kuat-Kuatan Massa

Sindir Kubu Prabowo, Pakar: Amicus Curiae Bukan Kuat-Kuatan Massa

Nasional
OJK Sudah Perintahkan Bank Blokir 5.000 Rekening Terkait Judi 'Online'

OJK Sudah Perintahkan Bank Blokir 5.000 Rekening Terkait Judi "Online"

Nasional
Bareskrim Ungkap Peran 7 Tersangka Penyelundupan Narkoba di Kabin Pesawat

Bareskrim Ungkap Peran 7 Tersangka Penyelundupan Narkoba di Kabin Pesawat

Nasional
Pengacara Minta DKPP Pecat Ketua KPU Imbas Diduga Goda Anggota PPLN

Pengacara Minta DKPP Pecat Ketua KPU Imbas Diduga Goda Anggota PPLN

Nasional
Canda Hasto Merespons Rencana Pertemuan Jokowi-Megawati: Tunggu Kereta Cepat lewat Teuku Umar

Canda Hasto Merespons Rencana Pertemuan Jokowi-Megawati: Tunggu Kereta Cepat lewat Teuku Umar

Nasional
Pemerintah Bakal Bentuk Satgas Pemberantasan Judi 'Online' Pekan Depan

Pemerintah Bakal Bentuk Satgas Pemberantasan Judi "Online" Pekan Depan

Nasional
Ketua KPU Diadukan Lagi ke DKPP, Diduga Goda Anggota PPLN

Ketua KPU Diadukan Lagi ke DKPP, Diduga Goda Anggota PPLN

Nasional
KPK Duga Anggota DPR Ihsan Yunus Terlibat Pengadaan APD Covid-19

KPK Duga Anggota DPR Ihsan Yunus Terlibat Pengadaan APD Covid-19

Nasional
Projo Sebut Kemungkinan Prabowo Jadi Jembatan untuk Pertemuan Jokowi-Megawati

Projo Sebut Kemungkinan Prabowo Jadi Jembatan untuk Pertemuan Jokowi-Megawati

Nasional
Pakar Sebut Hakim MK Mesti Pertimbangkan Amicus Curiae Meski Bukan Alat Bukti

Pakar Sebut Hakim MK Mesti Pertimbangkan Amicus Curiae Meski Bukan Alat Bukti

Nasional
Bareskrim: 2 Oknum Karyawan Lion Air Akui Selundupkan Narkoba 6 Kali, Diupah Rp 10 Juta Per 1 Kg

Bareskrim: 2 Oknum Karyawan Lion Air Akui Selundupkan Narkoba 6 Kali, Diupah Rp 10 Juta Per 1 Kg

Nasional
Sekjen PDI-P: Otto Hasibuan Mungkin Lupa Pernah Meminta Megawati Hadir di Sidang MK

Sekjen PDI-P: Otto Hasibuan Mungkin Lupa Pernah Meminta Megawati Hadir di Sidang MK

Nasional
Peduli Kesejahteraan Masyarakat, PT Bukit Asam Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar ke Masjid hingga Panti Asuhan di Lampung

Peduli Kesejahteraan Masyarakat, PT Bukit Asam Salurkan Bantuan Rp 1 Miliar ke Masjid hingga Panti Asuhan di Lampung

Nasional
Di Universit├Ąt Hamburg Jerman, Risma Ceritakan Kepemimpinannya Sebagai Walkot dan Mensos

Di Universit├Ąt Hamburg Jerman, Risma Ceritakan Kepemimpinannya Sebagai Walkot dan Mensos

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com