Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/06/2022, 18:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri memberikan arahan kepada kader perempuan partai harus mampu memiliki kemampuan berbicara dengan rakyat, termasuk berani mengemukakan pendapat.

Ia mendorong kader perempuan PDI-P agar tidak hanya tangguh dalam mengurus rumah tangga.

"Harus bisa bicara kepada rakyat. Gampang sebetulnya. Ini Ibu ajarkan. Jadi sebetulnya bicara dengan rakyat adalah bicara dengan hati. Ibu juga dulu baru turun pusing. Tadi setelah Ibu lihat sangat mudah," kata Megawati dalam pidato pembuka secara virtual dalam pelatihan kader perempuan di Sekolah Partai, Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Jokowi dan Megawati, Dramaturgi yang Paradoks

Megawati memberikan motivasi kader perempuan PDI-P. Kepada kader perempuan, Megawati meminta perannya sebagai kader partai tidak boleh lembek.

Megawati juga menggarisbawahi pentingnya untuk terus bekerja sebagai kader partai.

"Saya hanya ingin menegaskan kalau tidak kerja, tidak akan berhasil. Kalau tidak kerja, tidak akan berhasil," tegas Megawati.

Oleh karena itu, kader perempuan diharapkannya untuk ikut turun ke bawah, berbicara dengan rakyat.

"Majulah bersatu dengan harga diri," kata Megawati menutup pengarahannya.

Adapun PDI-P menggelar pelatihan dan kaderisasi bagi kader perempuan selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (12/6/2022) di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta.

Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Pusat PDI-P Daryatmo Mardiyanto menjelaskan, terdapat 101 orang peserta dari 34 provinsi yang akan mengikuti pendidikan ini.

Baca juga: Hasto: Pilpres Urusan Ibu Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri

Dia mengatakan, tantangan partai dan kader perempuan partai ke depan dalam menyelenggarakan kaderisasi yaitu dituntut mampu berinovasi dan berkreasi.

Khususnya, kader mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan.

"Pendidikan dan pelatihan diharapkan mampu melahirkan para kader perempuan yang militan, berintegritas, berdedikasi dalam membesarkan partai sekaligus mentransformasi Ideologi Pancasila Bung Karno di era digital dengan tetap Mengarah pada tujuan untuk menuju terwujudnya tatanan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur," ucap Daryatmo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.