Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

PKB-PKS Jajaki Koalisi, Demokrat: Komunikasi antara Kita Terjalin Baik

Kompas.com - 10/06/2022, 15:25 WIB
Tatang Guritno,
Bagus Santosa

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, komunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berlangsung.

Dia mengatakan hal tersebut menanggapi penjajakan dua partai Islam itu yang akan membentuk koalisi menghadapi Pemilu 2024.

“Komunikasi selama ini antara kita terjalin dengan baik dan lancar,” sebut Herzaky pada Kompas.com, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Bapilu Golkar Sambut Baik Koalisi yang Dijajaki PKB-PKS

Tetapi, dia menyebut Partai Demokrat masih belum menentukan arah koalisi karena pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) masih berada di akhir 2023.

Herzaky menjelaskan, partainya terus menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik (parpol) untuk membentuk koalisi.

“Masih banyak waktu buat kami untuk terus menjajaki berbagai kemungkinan. Masih sangat dinamis dan cair sampai dengan saat ini,” paparnya.

Baca juga: Rencana PKB-PKS Bentuk Koalisi Semut Merah, Nasdem Belum Tentukan Pilihan

Di sisi lain, Herzaky menyampaikan upaya berbagai parpol untuk membangun koalisi sejak dini mesti didukung untuk menghindari munculnya dua paslon capres dan cawapres pada kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.

“Untuk memastikan demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik. Janganlah ada pihak-pihak yang memaksimalkan hanya dua calon yang bertarung,” imbuhnya.

Baca juga: PKB-PKS Jajaki Koalisi: Ingin Jadi Poros Ketiga, Muhaimin Capres Bukan Harga Mati

Diketahui Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al Habsyi menyebut pihaknya dan PKB berencana membangun poros ketiga untuk menghadapi Pilpres 2024.

Aboe yakin koalisi ini bakal menarik minat parpol lain untuk bergabung karena hanya tinggal membutuhkan satu parpol lagi untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden yakni sebesar 20 persen kursi di parlemen.

Salah satu parpol yang disebut Aboe bisa bergabung adalah Partai Demokrat.

Welcome, kita siap dengan Nasdem, kita siap dengan Demokrat, kita siap dengan yang lain,” ucapnya ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/6/2022).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com