Kompas.com - 07/06/2022, 14:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPR dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, Yan Permenas Mandenas menilai, masyarakat di Papua lebih banyak yang mendukung soal pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang tengah digodok di DPR.

Menurutnya, adanya pihak kontra dalam DOB justru tidak merepresentasikan seluruh wilayah Papua.

"Memang pro kontra di Papua terus berjalan, tapi saya pikir kelompok kontra tidak merepresentasikan semua wilayah di Papua, karena ada wilayah-wilayah yang mendukung pembentukan DOB," kata Yan ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Sempat Ditangkap, 12 Pedemo Tolak DOB di Merauke Akhirnya Dibebaskan

Politisi Partai Gerindra itu menuturkan, masyarakat Papua pendukung DOB lebih banyak.

Hal itu terlihat dari masyarakat yang sebelumnya diminta menentukan pendapat dukung atau tidak terhadap DOB.

"Lebih banyak yang mendukung dan semua wilayah yang ada di Papua, karena ada wilayah-wilayah yang sangat kondusif untuk didukung menentukan DOB. Di wilayah-wilayah yang kontranya juga banyak, tapi di wilayah yang lain lebih banyak lagi yang mendukung untuk pembentukan DOB," tutur dia.

Baca juga: Gubernur Papua Tolak Pembentukan DOB, Pemerhati Papua: Seperti Menampar Wajah Sendiri

Di sisi lain, anggota Komisi I DPR itu menilai pentingnya DOB untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

Menurut dia, dari aspek ekonomi, Papua tetap membutuhkan percepatan pembangunan. Ia menilai hal itu dapat ditempuh, salah satunya melalui DOB.

"Jadi saya pikir masyarakat Papua harus memberi apresiasi karena pemerintah pusat sudah memberikan kebijakan khusus, otsus Papua di Papua diperpanjang, tambah lagi DOB berarti tambah lagi kebijakan," jelasnya.

Diketahui bersama, pro dan kontra tentang pembentukan DOB Papua terus bergulir.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan, pembentukan DOB bisa mempercepat kesejahteraan Papua dan Papua Barat.

Baca juga: Perkembangan DOB Papua, Komisi II Sebut Tak Perlu Revisi UU Provinsi yang Dimekarkan

Sebab DOB dapat mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat yang terhambat kondisi geografis.

"DOB juga akan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat karena tantangan utama adalah kondisi geografis. Berapa pun dana diturunkan dalam otonomi khusus (otsus), tapi kalau geografis sulit, seperti yang ada sekarang tetap akan mengalami hambatan-hambatan luar biasa," ujar Mathius dalam keterangannya usai bertemu Presiden Joko Widodo,sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/5/2022).

"Karena itu DOB adalah solusi untuk bisa mempercepat kesejahteraan Papua dan Papua Barat," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.