Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/06/2022, 17:59 WIB
Vitorio Mantalean,
Bagus Santosa

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com – Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) menggelar survei elektabilitas sejumlah tokoh pada 11-21 Mei 2022.

Survei ini menyasar 1.230 responden yang akan berusia 16-39 tahun pada 2024.

Direktur SPIN Igor Dirgantara mengatakan, dari hasil survei itu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bakal jadi pemenang seandainya pemilihan presiden digelar saat ini.

Baca juga: Survei SPIN: Prabowo Capres Ideal bagi Generasi Z dan Milenial

Elektabilitasnya juga unggul jauh ketimbang Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Andai Pemilu dilaksanakan hari ini, ada 27,7 persen generasi Z dan Y yang memilih Prabowo menjadi presiden berikutnya,” kata Igor dalam rilis hasil surveinya, Senin (6/6/2022).

Ganjar dan Anies masih tetap menguntit masing-masing dengan perolehan 15,5 persen dan 14,1 persen,” sambungnya.

Baca juga: Survei SPIN: Safari Prabowo Saat Lebaran Dianggap Tak Politis oleh Generasi Muda

Dari survei yang sama, Igor melanjutkan, mayoritas generasi Z dan milenial menjadikan calon presiden (capres) yang melibatkan generasi muda dalam pembangunan dan menciptakan lapangan kerja sebagai isu terpenting.

Setelahnya, generasi Z dan milenial disebut ingin agar capres tidak banyak pencitraan semata, serta peduli pada pelestarian lingkungan.

“(Menurut generasi Z dan milenial), capres sehat lebih penting daripada usia. Tak kalah menarik, 2 generasi mayoritas dalam struktur penduduk Indonesia saat ini itu ternyata lebih menghendaki capres berasal dari pemimpin tertinggi partai politik,” jelas Igor.

Baca juga: Survei SPIN: Kepuasan terhadap Pemerintah Turun akibat Isu Ekonomi dan Politik

Popularitas dan tingkat kesukaan responden terhadap Prabowo juga diklaim paling tinggi dibandingkan nama-nama beken lain seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Popularitas Ganjar dan Anies di tingkat 88 persen, sementara hanya 65 responden yang menyukai Ganjar dan 70 persen yang menyukai Anies.

“Hampir 100 persen generasi Z dan milenial mengetahui sosok Prabowo dan ada 89,1 persen mengaku suka terhadap sosok Prabowo,” kata Igor.

Baca juga: Politisi Senior Demokrat Sebut Kriteria Capres Versi Prabowo Subianto Menyesatkan

Sampel penelitian diambil secara proporsional di 34 provinsi, teknik penarikan sampel menggunakan multistage random sampling.

SPIN menyebutkan bahwa pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan bantuan kuesioner.

Tingkat kepercayaan survei ini berkisar di angka 95 persen, dengan margin of error 2,8 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 25 Februari 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 25 Februari 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Soal Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres, Demokrat: Ranahnya MK

Soal Hak Angket Dugaan Kecurangan Pilpres, Demokrat: Ranahnya MK

Nasional
Andi Mallarangeng Ungkap Ada Andil Prabowo di Baliknya Masuknya Demokrat ke Pemerintah

Andi Mallarangeng Ungkap Ada Andil Prabowo di Baliknya Masuknya Demokrat ke Pemerintah

Nasional
Satgas Pangan Polri Sebut Harga Beras Akan Normal Saat Masuk Bulan Puasa

Satgas Pangan Polri Sebut Harga Beras Akan Normal Saat Masuk Bulan Puasa

Nasional
Demokrat Gabung Kabinet, PDI-P Singgung Jokowi Butuh Dukungan Lebih Banyak Parpol

Demokrat Gabung Kabinet, PDI-P Singgung Jokowi Butuh Dukungan Lebih Banyak Parpol

Nasional
PKB Tunggu Keseriusan PDI-P Perjuangkan Hak Angket Kecurangan Pemilu di DPR

PKB Tunggu Keseriusan PDI-P Perjuangkan Hak Angket Kecurangan Pemilu di DPR

Nasional
Sekjen PKS Beberkan Pembicaraan Jokowi dan Surya Paloh

Sekjen PKS Beberkan Pembicaraan Jokowi dan Surya Paloh

Nasional
Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu, PKS: Daripada Kita ke MK, Ada Pamannya

Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu, PKS: Daripada Kita ke MK, Ada Pamannya

Nasional
Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu, 3 Partai Koalisi Perubahan Tunggu Langkah PDI-P

Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu, 3 Partai Koalisi Perubahan Tunggu Langkah PDI-P

Nasional
3 Partai Koalisi Perubahan Siap Dukung Hak Angket, Selidiki Dugaan Kecurangan Pemilu

3 Partai Koalisi Perubahan Siap Dukung Hak Angket, Selidiki Dugaan Kecurangan Pemilu

Nasional
Hadiri Forum APA Azerbaijan, Fadli Zon: Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Hadiri Forum APA Azerbaijan, Fadli Zon: Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Nasional
Lanjutkan Kunker ke Sulut, Jokowi Disambut Gubernur Olly Dondokambey

Lanjutkan Kunker ke Sulut, Jokowi Disambut Gubernur Olly Dondokambey

Nasional
TKN: Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Juta Ton Beras hingga 1,2 Juta Ton Daging Ayam

TKN: Makan Siang Gratis Butuh 6,7 Juta Ton Beras hingga 1,2 Juta Ton Daging Ayam

Nasional
Soal Hak Angket, Nasdem: Kalau Capresnya Dukung tapi Ketum Partai Enggak?

Soal Hak Angket, Nasdem: Kalau Capresnya Dukung tapi Ketum Partai Enggak?

Nasional
Baru Gabung Kabinet, Demokrat Langsung Sindir Ada Partai di Pemerintahan Bersikap Bak Oposisi

Baru Gabung Kabinet, Demokrat Langsung Sindir Ada Partai di Pemerintahan Bersikap Bak Oposisi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com