Kompas.com - 27/05/2022, 20:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sayup-sayup suara teriakan "Puan presiden" terdengar di depan panggung Festival Kopi Tanah Air yang digelar DPP PDI-P di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Jumat (27/5/2022) sore.

Momen tersebut terjadi saat Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDI-P Puan Maharani tengah menyeduh dan mencicipi kopi di depan panggung.

"Mbak Puan Presiden," ucap para peserta acara yang kebanyakan berpakaian warna putih dan merah tersebut.

Baca juga: Formappi Sebut Kebijaksanaan Puan Diuji Ketika Memimpin Rapat Paripurna

Pantauan Kompas.com, Puan tak menggubris adanya teriakan yang bernada dukungan kepadanya untuk menjadi presiden meskipun teriakan itu berulang kali terdengar dan mengiringi acara Festival Kopi Tanah Air.

Setelah mencicipi kopi, Puan kembali naik panggung bersama Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, juga anggota DPR Fraksi PDI-P yang juga penyanyi, Krisdayanti.

Ketiganya tampak menyanyikan beberapa lagu, salah satunya lagi dari kelompok musik Dewa 19 yang berjudul Separuh Napas.

Ketika bernyanyi, teriakan "Puan presiden" kembali bergema di tengah lantunan lagu yang tengah dinyanyikan Puan.

Soal fenomena itu, Hasto Kristiyanto menanggapinya santai.

Baca juga: Hattrick Mikrofon Mati saat Puan Pimpin Rapat Paripurna DPR

Menurut Hasto, teriakan itu tak ubahnya euforia yang dirasakan para peserta acara.

"Ya kalau habis minum kopi memang muncul euforia. Saya juga berteriak tadi menyanyikan lagu manis dan sayang. Itu karena pengaruh dari kopi," kata Hasto ditemui di lokasi.

Namun, Hasto menegaskan bahwa soal siapa yang akan diusung PDI-P sebagai calon presiden (capres) menunggu arahan resmi dari Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

"Keputusan strategis terkait dengan kepemimpinan yang begitu penting bagi masa depan bangsa dan negara itu berada di tangan ibu ketua umum, Ibu Megawati Soekarnoputri," ucap Hasto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.