Kompas.com - 26/05/2022, 22:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menyatakan sangat mendukung pemerintah menghapus pasal yang mengatur mengenai advokat curang di Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

Peradi mengatakan pasal itu diskriminatif sehingga perlu dihapus.

"Karena memang diskriminatif. Hal ini sesuai dengan apa yang pernah kami kritisi beberapa waktu yang lalu," ujar Ketua Umum (Ketum) Peradi Otto Hasibuan saat dimintai konfirmasi Kompas.com, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: Perkosaan dalam Perkawinan Masuk Draf Revisi KUHP, Ancaman Hukumannya 12 Tahun

Otto mengingatkan bahwa undang-undang (UU) harus dibuat secara adil.

Selain itu, UU juga tidak boleh bersifat tendensius ke pihak tertentu.

"Undang-undang harus dibuat dengan adil dan tidak boleh tendensius atau ditujukan kepada kelompok atau golongan tertentu," tutur dia.

Untuk diketahui, hasil sosialisasi tim pemerintah terkait RKUHP memutuskan ada dua dari 14 isu krusial yang dicabut.

Baca juga: Revisi KUHP, Nakes yang Lakukan Aborsi terhadap Korban Pemerkosaan Tak Dipidana

Hal itu sebagaimana terjadi dalam rapat dengar pendapat pemerintah dengan Komisi III DPR, Rabu (25/5/2022).

Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej menjelaskan, salah satu isu itu adalah berkaitan dengan advokat curang yang tertuang pada Pasal 283 RKUHP.

"Mengapa itu kami hapus? Karena undang-undang itu kan tidak boleh bersifat diskriminatif. Kalau hanya terhadap advokat, maka pertanyaannya aparat penegak hukum yang lain gimana?" jelasnya.

"Kenapa hanya advokat yang berbuat curang saja yang kemudian dipidana. Dari hasil masukan itu kami take out dan itu nanti akan diatur dalam undang-undang advokat," sambung Edward.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.