Kompas.com - 24/05/2022, 20:38 WIB
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi didakwa menyuap Tim Pemeriksa Pajak Direktorat Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 15 miliar pada 2018.

Hal itu disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (24/5/2022).

“Para terdakwa perbuatannya memberi hadiah uang Rp 15 miliar untuk menggerakan Angin Prayitno, Dadan Ramdani, Wawan Ridwan, Alfred Simanjuntak, Yulmanizar dan Febrian merekayasa hasil penghitungan pajak pada wajib pajak PT GMP untuk tahun pajak 2016,” papar jaksa.

Adapun Angin adalah Direktur Pemeriksaan dan Penagihan DJP periode 2016-2019, dan Dadan menjabat sebagai Kasubdit Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan DJP tahun 2016-2019.

Baca juga: Dua Konsultan PT GMP Didakwa Lakukan Kesepakatan dengan Pemeriksa DJP untuk Manipulasi Nilai Pajak

Sementara Wawan, Alfred, Yulmanizar dan Febrian merupakan anggota tim pemeriksa pajak DJP.

Jaksa mengungkapkan, pada akhir 2017, Aulia dan Ryan bertemu dengan Yulmanizar di kawasan SCBD Jakarta Selatan.

Pada pertemuan itu keduanya meminta agar nilai pajak PT GMP tahun 2016 dibuat menjadi Rp 19,8 miliar dengan iming-iming fee Rp 10 miliar untuk tim pemeriksa pajak.

Yulmanizar pun segera menyampaikan hasil pertemuan itu pada Angin. Jaksa menuturkan, Angin tak menyetujui nilai fee yang ditawarkan dan meminta lebih.

“Hingga akhirnya fee disetujui Rp 15 miliar,” katanya.

Pasca kesepakatan disetujui, General Manager PT GMP Lim Poh Ching menyediakan uang itu dengan catatan sebagai biaya donasi untuk tiga pihak dengan nilai masing-masing Rp 5 miliar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.