Kompas.com - 20/05/2022, 12:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto tak banyak berkomentar ketika ditanya soal peluang partainya berkoalisi dengan Partai Gerindra.

Menurut dia, PDI-P dalam memutuskan berkoalisi menunggu waktu dan momentum yang tepat.

"Terkait dengan kerja sama untuk Pemilu (Pemilihan Umum) 2024, itu nanti ada waktunya, ada momentum politiknya untuk ditetapkan," kata Hasto di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Pernyataan Hasto ini menjawab soal tingginya peluang PDI-P berkoalisi dengan Gerindra berdasarkan sejumlah lembaga survei nasional.

Baca juga: Hasto: PDI-P Bisa Usung Calon Sendiri, Kami Tak Ikut Berdansa Politik

Menurut dia, untuk memutuskan koalisi partai harus didasarkan pada sejumlah aspek.

"Aspek-aspek ideologis, ada strategic culture, di situ ada kesesuaian platform dan juga bagaimana agenda di dalam merespons persoalan bangsa untuk dijawab pada pemilu tahun 2024 yang akan datang," jelasnya.

Selain itu, aspek lain dalam menentukan koalisi adalah harus memperhatikan bagaimana kehendak rakyat. Sebab, menurut dia, kehendak rakyat dinilai menentukan stabilitas politik.

"Stabilitas politik itu sangat penting di dalam praktik politik yang sangat liberal ini memang diperlukan kerja sama partai politik. Sehingga, mampu membawa perubahan-perubahan dukungan mayoritas yang ada di parlemen," imbuhnya.

Baca juga: PDI-P Ingatkan Koalisi Golkar-PAN-PPP, Hasto: Jangan Bawa Kontestasi Terlalu Awal

Lebih jauh, Hasto membeberkan kisi-kisi partai mana yang bisa bekerja sama dengan PDI-P, antara lain, artai politik tersebut harus memiliki rekam jejak yang kuat bagi sejarah perjuangan bangsa.

Sebelumnya, Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto melakukan pertemuan saat Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah.

Pertemuan ini dilakukan di Jalan Teuku Umar, kediaman Megawati Soekarnoputri, pada 2 Mei 2024 dan diklaim sebagai silaturahmi biasa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.