Kompas.com - 11/05/2022, 18:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada momen Lebaran ke sejumlah tokoh tidak perlu diperdebatkan karena itu adalah hal yang biasa.

"Pak Prabowo mengadakan halalbihalal bersafari ke tokoh masyarakat pada saat Idul Fitri, dan itu hal biasa dan tidak perlu diperdebatkan," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/5/2022).

Baca juga: Gerindra Klaim Tak Ada Kepentingan Politik di Balik Silaturahmi Lebaran Prabowo

Dasco mengatakan, kunjungan itu juga bukan bagian dari kampanye politik untuk Pilpres 2024.

Apabila dikaitkan dengan kinerja, Prabowo disebut juga melakukan apa yang diamanatkan kepadanya sebagai Menteri Pertahanan.

Saat bertugas sebagai Menhan, Prabowo diklaim tidak menyisipkan agenda kampanye pribadi menjelang 2024.

"Pak Prabowo sebagai pembantu presiden fokus membantu kerja kerja dari presiden dan tidak pernah melakukan kampanye," jelasnya.

Oleh karena itu, Dasco juga tidak sepaham jika kunjungan saat Lebaran tersebut berpotensi konflik kepentingan dengan tugas Prabowo di kabinet yaitu Menteri Pertahanan.

"Saya pikir kalau kemudian konflik kepentingan dikaitkan dengan safari Ramadhan saya pikir terlalu naif ya," katanya.

Baca juga: Prabowo Silaturahim dengan Sri Sultan HB X, Keduanya Sebut Tak Ada Perbincangan Politik

Sebelumnya diberitakan, ramai pemberitaan beberapa menteri kabinet Indonesia Maju melakukan kunjungan ke sejumlah tokoh masyarakat.

Hal ini dilakukan pada momen libur Lebaran beberapa waktu lalu.

Salah satu menteri yang diketahui mengunjungi sejumlah tokoh adalah Prabowo Subianto.

Prabowo diketahui melakukan halalbihalal mulai dari ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga Pondok Pesantren Tebuireng.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.