Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemudik yang Kembali dari Sumatera ke Jawa Capai 58 Persen pada 3-7 Mei

Kompas.com - 09/05/2022, 07:53 WIB
Mutia Fauzia,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan, berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, secara kumulatif jumlah penumpang yang telah kembali ke Pulau Jawa dari Sumatera per tanggal 3 Mei 2022 sampai dengan 7 Mei 2022 (hari-H sampai dengan H+4) sebanyak 524.816 orang.

Jumlah tersebut mencapai 58,7 persen dibandingkan dengan jumlah penumpang yang berangkat dari Merak mulai H-10 sampai dengan hari-H sebanyak 894.063 orang.

"Realisasi produksi kendaraan pada H+4 sejumlah 38.945 unit kendaraan atau naik 3,08 persen dibandingkan dari proyeksi produksi pada H+4 yaitu sejumlah 37.779 unit kendaraan," ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (9/5/2022).

Baca juga: Mudik Lebaran 2022 yang Cetak Rekor Jumlah Penumpang dan Kendaraan Terbanyak...

Secara kumulatif, produksi kendaraan mulai tanggal 3-7 Mei (HH s/d H+4) mencapai 119.161 unit kendaraan atau 57,5 persen dari total proyeksi produksi sejumlah 206.955 unit kendaraan.

Bila dibandingkan dengan jumlah kendaraan saat arus mudik yang lalu, mulai dari H-10 sampai dengan hari-H, yakni sebanyak 209.460 unit, maka realisasi kumulatif kendaraan yang kembali ke Jawa pada H+4 telah mencapai 57 persen.

Kemenhub pun mencatat, jumlah penumpang pada angkutan penyeberangan masih menjadi yang tertinggi pada H-7 hingga H+4 lebaran.

Berdasarkan pemantauan Kemenhub, mulai Senin 25 April 2022 hingga Sabtu 7 Mei 2022, jumlah penumpang angkutan penyeberangan mencapai 3.076.255 penumpang.

"Dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima pelabuhan penyeberangan, yakni Merak, Bakauheni, Gilimanuk, Ketapanng, dan Kariangau Balikpapan," ucap Adita.

Baca juga: One Way hingga Contraflow Berakhir, Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kembali Normal

Selanjutnya, yakni angkutan udara dengan 2.423.313 penumpang dengan pergerakan penumpang terpadat di Bandara Soekarno-Hatta, Sultan Hasanuddin (Makassar), Juanda (Surabaya), Ngurah Rai (Bali), dan Sepinggan (Balikpapan).

Adapun untuk angkutan jalan (bus) mencapai 2.184.841 penumpang dengan pergerakan penumpang terpadat du terminat Kertonegoro Ngawi, Tirtonadi Solo, Giwangan Yogyakarta, Ir Soekarno (Klaten), dan Purboyo (Madiun).

Untuk angkutan kereta api hingga H+4 telah mengangkut 1.655.135 penumpang dengan pergerakan terpadat di Daop I Jakarta, Daop VIII Surabaya, Daop VI Surabaya, Daop II Bandung, dan Daop IV Semarang.

Baca juga: 1,4 Juta Warga Jabodetabek Mudik Pakai Pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta

Sementara itu, angkutan laut telah mengangkut 956.129 penumpang dengab pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima pelabuhan yakni Gilimanuk, Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, dan Balikpapan.

"Hingga H+4 kemarin, total pergerakan penumpang angkutan umum pada angkutan lebaran tahun ini mencapai 10.295.673 penumpang,” kata Adita.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bulog Mau Akuisisi Sumber Beras Kamboja, Mentan Minta Optimalkan Potensi Domestik

Bulog Mau Akuisisi Sumber Beras Kamboja, Mentan Minta Optimalkan Potensi Domestik

Nasional
Kecewa Kuota Tambahan Haji Reguler Dialihkan ke Haji Plus, DPR: Desas-desusnya Dijual

Kecewa Kuota Tambahan Haji Reguler Dialihkan ke Haji Plus, DPR: Desas-desusnya Dijual

Nasional
Menkominfo Benarkan Pusat Data Nasional Alami Gangguan, Pelayanan Publik Terdampak

Menkominfo Benarkan Pusat Data Nasional Alami Gangguan, Pelayanan Publik Terdampak

Nasional
Eks Wakapolri Pertanyakan Prosedur Penangkapan Pegi dalam Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon”

Eks Wakapolri Pertanyakan Prosedur Penangkapan Pegi dalam Kasus Pembunuhan “Vina Cirebon”

Nasional
Gerindra Sebut Ridwan Kamil Bukan 'Kartu Mati' untuk Pilkada Jakarta 2024

Gerindra Sebut Ridwan Kamil Bukan "Kartu Mati" untuk Pilkada Jakarta 2024

Nasional
Jokowi Panggil Menkeu Hingga Gubernur BI, Bahas Kurs Rupiah yang Makin Melemah

Jokowi Panggil Menkeu Hingga Gubernur BI, Bahas Kurs Rupiah yang Makin Melemah

Nasional
Gerindra Sebut Tak Bisa Paksa Golkar Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, tapi Ingatkan...

Gerindra Sebut Tak Bisa Paksa Golkar Usung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta, tapi Ingatkan...

Nasional
Kubu Hasto Laporkan Lagi Penyidik KPK Ke Dewas

Kubu Hasto Laporkan Lagi Penyidik KPK Ke Dewas

Nasional
Isak Ibunda Pegi: Kami Orang Miskin, Dizalimi, Tanpa Pegi Siapa yang Beri Makan?

Isak Ibunda Pegi: Kami Orang Miskin, Dizalimi, Tanpa Pegi Siapa yang Beri Makan?

Nasional
BPOM: Uji Keamanan Kratom dalam Tahap 'In Vivo' pada Hewan

BPOM: Uji Keamanan Kratom dalam Tahap "In Vivo" pada Hewan

Nasional
Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan

Nasional
Lewat 'Anda Sips', Antam Ajak Anak Sekolah Kumpulkan Botol Plastik dan Tanam Pohon

Lewat "Anda Sips", Antam Ajak Anak Sekolah Kumpulkan Botol Plastik dan Tanam Pohon

Nasional
Buntut Surat Desakan Muktamar Bocor, Dewan Majelis PPP Gelar Pertemuan

Buntut Surat Desakan Muktamar Bocor, Dewan Majelis PPP Gelar Pertemuan

Nasional
Indonesia dan Polandia Finalisasi Kerja Sama Penegakan Hukum Lintas Negara

Indonesia dan Polandia Finalisasi Kerja Sama Penegakan Hukum Lintas Negara

Nasional
Khawatir Ada Suap, Pengacara Pegi Setiawan Minta MA Awasi Praperadilan

Khawatir Ada Suap, Pengacara Pegi Setiawan Minta MA Awasi Praperadilan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com