Kompas.com - 05/05/2022, 10:13 WIB
Tangkapan layar pantauan udara di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 57. Foto: Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi KOMPAS.com/RAHEL NARDATangkapan layar pantauan udara di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek Km 57. Foto: Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen (Pol) Firman Shantyabudi menekankan, pemudik mesti aktif memantau perkembangan informasi lalu lintas di media sosial sepanjang periode libur Lebaran.

Sebab, kebijakan kepolisian dalam mengatur arus lalu lintas dapat berubah setiap saat.

"Diskresi ini bisa diterapkan kapan saja. Maka, ikuti media sosial, radio dan sebagainya. Sehingga pulang bisa lebih nyaman," ujar Firman dalam keterangannya, Kamis (5/5/2022).

Baca juga: Diskresi Kepolisian, di Tol Jagorawi Arah Ciawi Diberlakukan Contraflow

Saat merilis keterangan ini, Firman diketahui sedang beraktivitas di Command Center Kilometer 29 Tol Jakarta-Cikampek.

Firman melanjutkan diskresi tentang arus lalu lintas selama libur Lebaran ini bukan berarti polisi seakan-akan seenaknya dalam melakukan pengaturan.

Kebijakan yang dikeluarkan didasarkan pada kondisi lapangan serta telah melalui pertimbangan yang matang. Tak hanya itu, kebijakan dirilis demi kepentingan khalayak luas.

"Kami mengingatkan bahwa kami tidak ingin menonjolkan kewenangan, tapi diskresi untuk kepentingan yang lebih besar harus kami ambil dalam kondisi yang sangat tidak ideal ini, dan itu bisa terjadi kapan saja," imbuh dia.

Firman pun mencontohkan salah satu diskresi yang diambil setelah melalui perhitungan matang, yakni penerapan arus lalu lintas satu arah alias one way.

Menurut dia, rekayasa lalu lintas one way adalah kebijakan yang bersifat kondisional.

"Bisa saat ini kami laksanakan satu lajur, bisa sekian menit kemudian kami mekarkan menjadi dua, tiga, hingga akhirnya menjadi one way dan waktunya juga bisa berubah," jelas dia.

Baca juga: Cek Lalu Lintas dan Diskresi Kepolisian via Aplikasi Peta Digital

Sebagaimana diketahui, kepolisian dan Jasa Marga memberlakukan sejumlah rekayasa lalu lintas pada mudik Lebaran 2022.

Pihak Jasa Marga dalam sejumlah keterangan menyebutkan bahwa rekayasa lalu lintas atas diskresi kepolisian.

Rekayasa lalu lintas yang sudah diterapkan sejauh ini di antaranya sistem one way, contraflow hingga buka tutup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Nasional
Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan 'Dome' Gedung Kura-kura

Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan "Dome" Gedung Kura-kura

Nasional
Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Nasional
ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

Nasional
Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Nasional
KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

Nasional
Mahfud Ingatkan Ahli Hukum Tata Negara Tak Terjebak Pandangan Politik yang Memihak

Mahfud Ingatkan Ahli Hukum Tata Negara Tak Terjebak Pandangan Politik yang Memihak

Nasional
Cerita Ridwan Kamil Kelola Media Sosial, Seimbangkan Serius dan Receh

Cerita Ridwan Kamil Kelola Media Sosial, Seimbangkan Serius dan Receh

Nasional
Cak Imin Respons Isu Dirinya Mau Disingkirkan dari PKB

Cak Imin Respons Isu Dirinya Mau Disingkirkan dari PKB

Nasional
Moeldoko: Pemerintah Finalisasi Draf Kebijakan Non-yudisial untuk Penyelesaian Pelanggaran HAM Masa Lalu

Moeldoko: Pemerintah Finalisasi Draf Kebijakan Non-yudisial untuk Penyelesaian Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Suap Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto

KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Suap Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto

Nasional
KPK Tangkap Pejabat Pemkot Ambon yang Diduga Musnahkan Barang Bukti

KPK Tangkap Pejabat Pemkot Ambon yang Diduga Musnahkan Barang Bukti

Nasional
KPK Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Sita Dokumen Keuangan

KPK Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Sita Dokumen Keuangan

Nasional
Hadiri Program Politik Cerdas Berintegritas KPK, PKS: Cocok, Kita Sejalan

Hadiri Program Politik Cerdas Berintegritas KPK, PKS: Cocok, Kita Sejalan

Nasional
UPDATE 18 Mei: Bertambah 17, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.498

UPDATE 18 Mei: Bertambah 17, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.498

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.