Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini 5 Pintu Masuk Ancol Selama Libur Lebaran

Kompas.com - 03/05/2022, 18:04 WIB
Vitorio Mantalean,
Dita Angga Rusiana

Tim Redaksi


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pembangunan Jaya Ancol membuka 5 gerbang sekaligus untuk akses para pengunjung selama pekan libur Lebaran 2022.

"Memang kita buka lima pintu gerbang. Ada pintu gerbang Timur, pintu gerbang Barat, pintu gerbang Marina, ada pintu gerbang khusus pejalan kaki, dan satu lagi pintu gerbang Selatan," ungkap Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol Eko Nugroho ditemui di kawasan Ancol, Selasa (3/5/2022).

Baca juga: Taman Impian Jaya Ancol Jadi Salah Satu Pilihan Warga untuk Berlibur Lebaran

Eko menyebutkan, hal ini demi memudahkan para pengunjung ke Ancol yang diprediksi masih akan ramai selama sepekan ini.

Selain itu, hal tersebut juga bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas di dalam maupun luar kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

"Itu supaya memberi alternatif pilihan kepada pengunjung untuk bisa memilih pintu gerbang mana yang memudahkan mereka," kata Eko.

Eko melanjutkan, pintu-pintu gerbang ini akan dibuka dengan jam operasional yang bervariasi, sesuai kepadatan lalu lintas.

"Ada yang sejak jam 06.00 WIB, ada yang sejak jam 07.00 WIB, hingga jam 20.00 WIB," ungkapnya.

Di sisi lain, Eko mengakui bahwa antusiasme masyarakat menuju Taman Impian Jaya Ancol sangat tinggi pada libur Lebaran kali ini.

Jumlah kunjungan per Selasa siang, sudah melampaui target harian 55.000 pengunjung, yakni 58.000 pengunjung.

Jumlah ini juga sekaligus melampaui jumlah kunjungan ke Taman Impian Jaya Ancol pada hari pertama libur Idul Fitri, Senin (2/5/2022) sebanyak 38.000 seharian.

Kawasan pantai, kata Eko, masih jadi favorit para wisatawan, disusul Dunia Fantasi.

"Kami sangat mengimbau pengunjung untuk membeli tiket online maksimal H-1 kedatangan," ujar Eko.

"Hal ini sebagai bentuk antisipasi kami juga untuk tidak sampai membludak melebihi kuota yang ditetapkan dan juga menjaga agar prokes berjalan dengan baik," jelasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bukti Tidak Cukup, Dalil Anies-Muhaimin yang Sebut Menteri Terlibat Menangkan Prabowo-Gibran Ditolak MK

Bukti Tidak Cukup, Dalil Anies-Muhaimin yang Sebut Menteri Terlibat Menangkan Prabowo-Gibran Ditolak MK

Nasional
MK: 'Endorsement' Dapat Bermasalah jika Dilakukan Presiden

MK: "Endorsement" Dapat Bermasalah jika Dilakukan Presiden

Nasional
Soal Putusan Sengketa Hasil Pilpres, Jokowi: Itu Wilayahnya MK

Soal Putusan Sengketa Hasil Pilpres, Jokowi: Itu Wilayahnya MK

Nasional
KPK Absen di Sidang Praperadilan Perdana Lawan Eks Karutan Sendiri

KPK Absen di Sidang Praperadilan Perdana Lawan Eks Karutan Sendiri

Nasional
MK Tegaskan Bukan Keranjang Sampah yang Selesaikan Semua Masalah Pemilu

MK Tegaskan Bukan Keranjang Sampah yang Selesaikan Semua Masalah Pemilu

Nasional
MK: Seharusnya Presiden Berpikir, Bersikap, dan Bertindak Netral

MK: Seharusnya Presiden Berpikir, Bersikap, dan Bertindak Netral

Nasional
Ganjar dan Anies Saling Lirik dan Tertawa saat MK Tolak Dalil-dalil Mereka...

Ganjar dan Anies Saling Lirik dan Tertawa saat MK Tolak Dalil-dalil Mereka...

Nasional
MK: Tak Ada Relevansi Penyaluran Bansos dengan Peningkatan Perolehan Suara

MK: Tak Ada Relevansi Penyaluran Bansos dengan Peningkatan Perolehan Suara

Nasional
MK: Putusan MKMK yang Copot Anwar Usman Bukan Bukti Nepotisme Jokowi

MK: Putusan MKMK yang Copot Anwar Usman Bukan Bukti Nepotisme Jokowi

Nasional
MK Ingatkan Bansos Tak Boleh Diklaim Bantuan Personal Presiden

MK Ingatkan Bansos Tak Boleh Diklaim Bantuan Personal Presiden

Nasional
MK Anjurkan Pemberian Bansos Saat Pemilu Mesti Diatur Detail

MK Anjurkan Pemberian Bansos Saat Pemilu Mesti Diatur Detail

Nasional
Momen Anies Senyum-senyum Saat MK Bahas Bansos dan Pemilu Tak Imbang

Momen Anies Senyum-senyum Saat MK Bahas Bansos dan Pemilu Tak Imbang

Nasional
MK Anggap Tak Ada Korelasi Pernyataan 'Cawe-cawe' Jokowi ke Hasil Pilpres 2024

MK Anggap Tak Ada Korelasi Pernyataan "Cawe-cawe" Jokowi ke Hasil Pilpres 2024

Nasional
MK: Tak Ada Masalah soal Keterpenuhan Syarat Gibran sebagai Cawapres

MK: Tak Ada Masalah soal Keterpenuhan Syarat Gibran sebagai Cawapres

Nasional
Diadukan ke Polisi karena Bertemu Pejabat Bea Cukai, Wakil Ketua KPK: Saat Itu Dia Lapor Korupsi Impor Emas

Diadukan ke Polisi karena Bertemu Pejabat Bea Cukai, Wakil Ketua KPK: Saat Itu Dia Lapor Korupsi Impor Emas

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com