Kompas.com - 02/05/2022, 14:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan remisi khusus (RK) II atau bebas untuk 675 narapidana di seluruh wilayah Indonesia.

Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham Rika Aprianti menjelaskan, remisi itu diberikan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Pemberian remisi diharapkan dapat dijadikan sebagai renungan dan motivasi untuk selalu introspeksi diri dan terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik,” tutur Rika dalam keterangannya, Senin (2/5/2022).

Baca juga: 943 Warga Binaan Rutan Salemba Dapat Remisi, 9 di Antaranya Langsung Bebas

Rika menjelaskan, remisi merupakan apresiasi atas perubahan perilaku yang ditunjukan para narapidana selama berada di lembaga pemasyarakatan (lapas), rumah tahanan (rutan), serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

“Pemberian remisi juga dimaksudkan untuk mempercepat proses reintegrasi sosial sehingga mereka dapat segera kembali ke tengah masyarakat,” katanya.

Ia mengungkapkan, selain RK II, Kemenkumham juga memberikan RK I berupa pengurangan masa pidana.

“Sebanyak 138.557 narapidana mendapat RK I atau pengurangan sebagian. Maka Totalnya sebanyak 139.232 narapidana mendapat RK Idul Fitri tahun ini,” ucap dia.

Rika menyampaikan, pemberian RK ini turut mengurangi anggaran negara untuk narapidana sebesar Rp 72,1 miliar.

“Dari rata-rata anggaran biaya makan sebesar Rp 17.000 per hari per orang,” imbuhnya.

Baca juga: 139.232 Narapidana Dapat Remisi Idul Fitri, 675 Langsung Bebas

Diinformasikan narapidana terbanyak yang mendapat remisi berada di wilayah Sumatera Utara dengan jumlah 16.265 orang, kemudian Jawa Timur sebanyak 14.395 orang, serta Jawa Barat dengan jumlah 14.109 orang.

Remisi disampaikan secara terbuka melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) yang mengacu pada pelayanan secara pasti tanpa adanya pungutan liar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.