Kompas.com - 02/05/2022, 07:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan remisi Idul Fitri 1443 Hijriah untuk 139.232 narapidana di seluruh Indonesia.

Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham Rika Aprianti mengatakan, jumlah itu terbagi menjadi dua, yaitu narapidana yang mendapat remisi khusus (RK) I atau pengurangan sebagian masa pidana dan RK II atau langsung bebas dari hukuman.

“Sebanyak 675 narapidana bisa berlebaran bersama keluarga usai mendapat RK II, sementara 138.557 narapidana mendapat RK I,” tutur Rika dalam keterangannya, Senin (2/5/2022).

Baca juga: Lapas Nunukan Usulkan Remisi Hari Raya untuk 454 Narapidana

Rika menyebut jumlah penerima RK terbanyak berasal dari wilayah Sumatra Utara dengan 16.265 orang, disusul Jawa Timur dengan 14.395 orang, dan Jawa Barat sebanyak 14.109 orang.

Remisi itu, lanjutnya, merupakan apresiasi atas perubahan perilaku ke arah yang positif selama narapidana menjalani pidana baik di rumah tahanan (rutan), lembaga pemasyarakatan (lapas) maupun Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

“Pemberian remisi juga dimaksudkan untuk mempercepat proses reintegrasi sosial sehingga mereka dapat segera kembali ke tengah masyarakat,” ucapnya.

Rika mengungkapkan untuk RK I diberikan dengan mengurangi masa pidana yang beragam.

“(Pengurangan) meliputi 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari hingga 2 bulan,” katanya.

Baca juga: 8.882 Napi di Sumsel Dapat Remisi Lebaran, 3 Langsung Bebas

Ia berharap, remisi Idul Fitri dapat menjadi motivasi untuk para narapidana memperbaiki hidup.

Rika menilai, banyaknya jumlah narapidana yang mendapat remisi menunjukan bahwa mereka mampu berbenah.

“Pencapaian hari ini membuktikan mereka mampu mengubah diri menjadi manusia yang lebih baik,” imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.