Kompas.com - 01/05/2022, 11:46 WIB

KOMPAS.comDompet Dhuafa mendirikan pos mudik terpadu di empat titik ramai arus mudik Lebaran 2022. Fasilitas ini menyediakan berbagai layanan terpadu yang dibutuhkan pemudik selama perjalanan.

Adapun pos mudik tersebut berada di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Pulogebang , Jakarta Timur, dan Kota Serang, Banten.

Khusus di Serang, pos mudik terpadu disediakan di rest area Tol Serang-Merak Kilometer (KM) 68. Koordinator pos dari tim Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa Banten Andy Setya Asry mengatakan, fasilitas ini hadir sejak Kamis (28/4/2022) hingga Sabtu (30/4/2022).

Ia membeberkan, ada empat layanan bagi pemudik di fasilitas ini, yaitu cek kesehatan dasar, pijat, penjualan makanan pendamping ASI (MPASI), ruang relaksasi, dan ruang laktasi. Dua unit ambulan pun turut disiagakan.

Baca juga: Jalur Mudik di Purworejo Sediakan Pos Mudik Dilengkapi Gerai Vaksinasi Gratis hingga Rest Area Agrowisata

“Banyak pemudik yang singgah di pos mudik terpadu Dompet Dhuafa mengeluhkan pegal-pegal. Beberapa anak kecil juga mengalami mabuk kendaraan sehingga perlu istirahat dan beberapa tindakan kecil,” ungkap Andy dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Guna memfasilitasi kebutuhan pemudik yang hendak menunaikan amal, Dompet Dhuafa juga menghadirkan layanan zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ziswaf) di pos mudik terpadu Dompet Dhuafa Tol Serang-Merak KM 68.

Terdapat empat tenaga profesional yang bersiaga selama 24 jam di pos mudik Dompet Dhuafa Serang-Merak, yaitu dokter, perawat, bidan, dan supir untuk ambulan jenazah darurat. Saat menjelang maghrib, tim relawan Dompet Dhuafa Banten juga membagikan menu takjil untuk berbuka puasa.

"Kami akan semaksimal mungkin menghadirkan layanan terbaik agar para pemudik Lebaran 2022 bisa merasakan mudik yang nyaman dan aman," ujarnya.

Baca juga: Info Mudik 2022: Tol yang Terapkan Ganjil Genap dan One Way, Jadwal dan Aturannya

Salah seorang relawan Dompet Dhuafa sekaligus dokter di pos mudik terpadu Dompet Dhuafa Tol Serang-Merak KM 68, Syahrul, menambahkan bahwa tim medis di pos mudik siap berjaga untuk melayani pemudik yang menuju Merak dan menyeberang ke Pulau Sumatera. 

Sementara itu, pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Yayat Supriatna menjelaskan, kehadiran pos mudik terpadu Dompet Dhuafa merupakan bentuk layanan Dompet Dhuafa sebagai lembaga kemanusiaan untuk para pemudik.

"Pos ini didedikasikan untuk pelayanan kesehatan. Kami siap melayani pemudik agar mereka bisa menjalani perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman. Mudah-mudahan ikhtiar kami bisa memberikan manfaat, dan barokah bagi para pemudik," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dekati Nasdem, PKS Sebut Bentuk Tim Kecil untuk Jajaki Koalisi

Dekati Nasdem, PKS Sebut Bentuk Tim Kecil untuk Jajaki Koalisi

Nasional
UPDATE 6 Juli: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,26 Persen

UPDATE 6 Juli: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,26 Persen

Nasional
DPR dan Pemerintah Setujui RUU Pemasyarakatan Dibawa ke Rapat Paripurna Besok

DPR dan Pemerintah Setujui RUU Pemasyarakatan Dibawa ke Rapat Paripurna Besok

Nasional
Tinjau Jalan Lingkar Nias, Jokowi Pastikan Pembangunan untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Tinjau Jalan Lingkar Nias, Jokowi Pastikan Pembangunan untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem

Nasional
Survei PWS: Jika Pemilu Hanya Diikuti Menteri, Elektabilitas Prabowo Capai 40,5 Persen

Survei PWS: Jika Pemilu Hanya Diikuti Menteri, Elektabilitas Prabowo Capai 40,5 Persen

Nasional
Ketua KPU Sebut Ongkos Pemilu Tak Akan Naik Drastis walau Ada 3 Provinsi Baru dan IKN

Ketua KPU Sebut Ongkos Pemilu Tak Akan Naik Drastis walau Ada 3 Provinsi Baru dan IKN

Nasional
Perbedaan Pasal Demonstrasi Tanpa Pemberitahuan di Draf Terbaru RKUHP

Perbedaan Pasal Demonstrasi Tanpa Pemberitahuan di Draf Terbaru RKUHP

Nasional
Pemerintah Klaim Berikan Penjelasan Spesifik soal Kritik Presiden dalam Draf RKUHP

Pemerintah Klaim Berikan Penjelasan Spesifik soal Kritik Presiden dalam Draf RKUHP

Nasional
UPDATE 6 Juli: Kasus Covid-19 Tambah 2.743, Positivity Rate Versi PCR 17,44 Persen

UPDATE 6 Juli: Kasus Covid-19 Tambah 2.743, Positivity Rate Versi PCR 17,44 Persen

Nasional
Pembangunan Jalan Kabupaten di Nias Utara Terhambat APBD, Jokowi Minta Bantuan Pusat

Pembangunan Jalan Kabupaten di Nias Utara Terhambat APBD, Jokowi Minta Bantuan Pusat

Nasional
Izin ACT Dicabut Kemensos, Presiden ACT: Kami Akan Patuhi

Izin ACT Dicabut Kemensos, Presiden ACT: Kami Akan Patuhi

Nasional
Mendag Klaim Harga Migor Sudah Rp 14.000, Ikatan Pedagang Pasar: Kami Tentang, Faktanya Tak Seperti Itu

Mendag Klaim Harga Migor Sudah Rp 14.000, Ikatan Pedagang Pasar: Kami Tentang, Faktanya Tak Seperti Itu

Nasional
5 Eks Pejabat Kemendag-Kemenperin Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Impor Garam Tahun 2016-2022

5 Eks Pejabat Kemendag-Kemenperin Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Impor Garam Tahun 2016-2022

Nasional
Diprotes Mahasiswa hingga LSM, Pasal Penghinaan untuk Penguasa Masih Ada di RKUHP

Diprotes Mahasiswa hingga LSM, Pasal Penghinaan untuk Penguasa Masih Ada di RKUHP

Nasional
PPATK: Putaran Dana Donasi ACT Capai Rp 1 Triliun Per Tahun

PPATK: Putaran Dana Donasi ACT Capai Rp 1 Triliun Per Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.