Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pukul 12.05 WIB, “One Way” Diberlakukan di Km 70 GT Cikatama hingga Km 414 GT Kalikangkung

Kompas.com - 30/04/2022, 13:29 WIB
Rahel Narda Chaterine,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali memberlakukan skema one way atau satu arah di sepanjang ruas jalan tol Km 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (GT Cikatama) hingga Km 414 GT Kalikangkung pada Sabtu (30/4/2022) siang.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi mengatakan, pemberlakuan one way tersebut dimulai pada 12.05 WIB.

“Pada pukul 12:05 (WIB) telah dilaksanakan one way dari Km 70 sampai GT KaliKangkung Km 414,” kata Eddy kepada wartawan, Sabtu (30/4/2022).

Baca juga: Arus Kendaraan Menurun dari Arah Barat, One Way GT Kalikangkung Akan Diakhiri

Sedangkan untuk titik Km 47 hingga Km 70 GT Cikatama tidak diberlakukan one way. Namun, ruas jalan tersebut masih akan menerapkan skema contraflow atau lawan arus.

Contraflow dua jalur tetap dilaksanakan dari Km 47 ke Km 70,” ucapnya.

Pemberlakuan kebijakan ini nantinya akan menyesuaikan situasi di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, pada pagi hari tadi, polisi menghentikan pembelakuan skema ganjil genap di ruas jalan tol mulai dari Km 47 sampai 414 Kalikangkung.

Sejak pukul 08.00 WIB, polisi melakukan penutupan skema one way dari Km 70 GT Cikatama hingga Km 414 GT Kalikangkung.

Baca juga: [POPULER OTOMOTIF] Video Viral Petugas SPBU Dianiaya Dua Orang karena Tidak Dilayani | 29 April, Ganjil Genap dan One Way Dibuka Mulai Pukul 07.00

Kemudian, mulai dari Km 70 GT Cikatama hingga Km 86 akan dilakukan contraflow satu lajur.

Hal ini dilakukan untuk menampung arus kendaraan yang berangkat dari Jakarta ke arah timur. Sedangkan untuk Km 86 hingga Km 414 dan sebaliknya akan berlaku normal.

“Arus dari timur (Kalikangkung) menuju Jakarta dinormalkan," tambahnya.

Kini, kebijakan diubah sehingga skema one way kembali diberlakukan di Km 70 Gerbang Tol Cikampek Utama (GT Cikatama) hingga Km 414 GT Kalikangkung.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemerintah Diharap Pakai Cara Lebih Keras Lagi Tindak Judi Online

Pemerintah Diharap Pakai Cara Lebih Keras Lagi Tindak Judi Online

Nasional
Pileg Ulang di Gorontalo, Hanya 4 Parpol yang Harus Revisi Daftar Caleg agar Penuhi Kuota Perempuan

Pileg Ulang di Gorontalo, Hanya 4 Parpol yang Harus Revisi Daftar Caleg agar Penuhi Kuota Perempuan

Nasional
Satgas Judi 'Online' Diharap Tak 'Masuk Angin'

Satgas Judi "Online" Diharap Tak "Masuk Angin"

Nasional
Pemerintah Indonesia Sampaikan 4 Hal Pokok dalam Forum SDGs di Bali

Pemerintah Indonesia Sampaikan 4 Hal Pokok dalam Forum SDGs di Bali

Nasional
TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris BUMN, Ngabalin: di Mana Masalahnya ?

TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris BUMN, Ngabalin: di Mana Masalahnya ?

Nasional
Judi 'Online' dan Ancaman Gelombang Warga Miskin Baru

Judi "Online" dan Ancaman Gelombang Warga Miskin Baru

Nasional
Rehat Setelah Sengketa Pemilu, MK Gelar Sidang 'Judicial Review' Lagi Mulai Juli 2024

Rehat Setelah Sengketa Pemilu, MK Gelar Sidang "Judicial Review" Lagi Mulai Juli 2024

Nasional
Polri Bongkar Pabrik Narkoba Milik Pasutri di Medan, 6 Orang Ditangkap

Polri Bongkar Pabrik Narkoba Milik Pasutri di Medan, 6 Orang Ditangkap

Nasional
482 Jemaah Haji Ikut Safari Wukuf

482 Jemaah Haji Ikut Safari Wukuf

Nasional
Sinyal Ridwan Kamil Jadi Penantang Anies pada Pilkada Jakarta

Sinyal Ridwan Kamil Jadi Penantang Anies pada Pilkada Jakarta

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Dukung Anies | Kapolri dan Jaksa Agung Disebut Enggan Bertemu di Satu Forum

[POPULER NASIONAL] Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Dukung Anies | Kapolri dan Jaksa Agung Disebut Enggan Bertemu di Satu Forum

Nasional
Sebut Prabowo Nasionalis, Mahfud: Kita Bisa Berharap Prabowo Lakukan Pembenahan Hukum

Sebut Prabowo Nasionalis, Mahfud: Kita Bisa Berharap Prabowo Lakukan Pembenahan Hukum

Nasional
Buntut Penyitaan, Staf Hasto PDI-P Berupaya Laporkan Penyidik KPK ke Dewas hingga Bareskrim

Buntut Penyitaan, Staf Hasto PDI-P Berupaya Laporkan Penyidik KPK ke Dewas hingga Bareskrim

Nasional
Sebut Hukum di Negara Ini Karut-marut, Mahfud: Kalau Presiden Mau Bisa Selesai

Sebut Hukum di Negara Ini Karut-marut, Mahfud: Kalau Presiden Mau Bisa Selesai

Nasional
Prabowo Ungkap Indonesia Diminta Turut Bantu Tepi Barat, Bukan Hanya Gaza

Prabowo Ungkap Indonesia Diminta Turut Bantu Tepi Barat, Bukan Hanya Gaza

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com