Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UPDATE 27 April: Tambah 617, Total Kasus Covid-19 Jadi 6.045.660

Kompas.com - 27/04/2022, 17:44 WIB
Tatang Guritno,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengumumkan perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia.

Hingga Rabu (27/4/2022) pukul 12.00 WIB tercatat, ada penambahan 617 kasus baru Covid-19.

Penambahan tersebut menyebabkan total kasus Covid-19 di Tanah Air saat mencapai 6.045.660 terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020.

Baca juga: Ajak Pemudik Suntik Vaksin Booster, Moeldoko: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Informasi ini disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 kepada wartawan pada Rabu sore. Data juga bisa diakses publik melalui situs Covid19.go.id.

Sembuh dan meninggal

Berdasarkan data yang sama pasien sembuh infeksi Covid-19 pun mengalami peningkatan. Dalam sehari, jumlahnya bertambah 1.178 kasus.

Dengan demikian, jumlah kasus sembuh di Indonesia hingga saat ini mencapai 5.880.319.

Jumlah kasus kematian setelah terpapar Covid-19 juga terus bertambah. Pada periode 26-27 April 2022 ada 36 kasus kematian.

Maka secara kumulatif kasus kematian akibat Covid-19 kini mencapai 156.199.

Baca juga: [HOAKS] Putusan MA Menyatakan Pandemi Covid-19 Telah Berakhir

Satgas juga melaporkan saat ini tercatat ada 9.142 kasus aktif Covid-19.

Kasus aktif adalah pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Pemerintah pun menyampaikan terdapat 3.382 orang yang berstatus suspek.

Lebih lanjut, terdapat 510 kabupaten/kota yang terpapar Covid-19 di 34 provinsi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sebut OTT 'Hiburan', Pimpinan Dianggap KPK Remehkan Risiko Dihadapi Pegawai

Sebut OTT "Hiburan", Pimpinan Dianggap KPK Remehkan Risiko Dihadapi Pegawai

Nasional
La Nyalla Sebut Prabowo Mau UUD 1945 Kembali ke Naskah Asli, Presiden Dipilih MPR

La Nyalla Sebut Prabowo Mau UUD 1945 Kembali ke Naskah Asli, Presiden Dipilih MPR

Nasional
Surya Paloh Ingin Kerja Sama Nasdem dan Anies Berlanjut di Pilkada Jakarta

Surya Paloh Ingin Kerja Sama Nasdem dan Anies Berlanjut di Pilkada Jakarta

Nasional
Pimpinan KPK Anggap OTT Hiburan, Eks Penyidik: Sembarangan

Pimpinan KPK Anggap OTT Hiburan, Eks Penyidik: Sembarangan

Nasional
Respons Putusan PT DKI, KPK Tegaskan Berwenang Tuntut Koruptor

Respons Putusan PT DKI, KPK Tegaskan Berwenang Tuntut Koruptor

Nasional
Jokowi Sebut Hak Cipta Harus Berdampak kepada Seniman

Jokowi Sebut Hak Cipta Harus Berdampak kepada Seniman

Nasional
BSSN: Gangguan Pusat Data Nasional Disebabkan Serangan Siber 'Ransomware'

BSSN: Gangguan Pusat Data Nasional Disebabkan Serangan Siber "Ransomware"

Nasional
Jelang Pilkada, Surya Paloh Dua Kali Bertemu Jokowi

Jelang Pilkada, Surya Paloh Dua Kali Bertemu Jokowi

Nasional
Taylor Swift Konser 6 Hari di Singapura, Jokowi: Saya Pastikan Separuh yang Nonton Orang Indonesia

Taylor Swift Konser 6 Hari di Singapura, Jokowi: Saya Pastikan Separuh yang Nonton Orang Indonesia

Nasional
Lumpuhnya Sistem Pusat Data Nasional

Lumpuhnya Sistem Pusat Data Nasional

Nasional
Menkominfo: PDN Diserang Pakai Virus, Pelaku Minta Tebusan 8 Juta Dollar AS

Menkominfo: PDN Diserang Pakai Virus, Pelaku Minta Tebusan 8 Juta Dollar AS

Nasional
SYL Klaim Anak-Cucunya Ditawari Pegawai Kementan untuk Ikut Umrah saat Perjalan Dinas ke Arab Saudi

SYL Klaim Anak-Cucunya Ditawari Pegawai Kementan untuk Ikut Umrah saat Perjalan Dinas ke Arab Saudi

Nasional
Kemungkinan Golkar Umumkan Cagub Jakarta dan Jabar Bersamaan

Kemungkinan Golkar Umumkan Cagub Jakarta dan Jabar Bersamaan

Nasional
Masukkan Cucunya Jadi Honorer Kementan, SYL: Tolong Pak Kasdi, Kasih Makan Dia

Masukkan Cucunya Jadi Honorer Kementan, SYL: Tolong Pak Kasdi, Kasih Makan Dia

Nasional
Dukung Presiden Dipilih MPR, Ketua DPD La Nyalla: Rakyat Ternyata Mudah Sekali Dibeli

Dukung Presiden Dipilih MPR, Ketua DPD La Nyalla: Rakyat Ternyata Mudah Sekali Dibeli

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com