Kompas.com - 25/04/2022, 12:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menganggap isu kepindahan Wakil Ketua Umum PAN Asman Abnur ke Partai Nasdem baru sebatas rumor.

Sebab, menurut Eddy, Asman merupakan tokoh senior yang sudah berjuang bersama PAN sejak lama, termasuk menjadi anggota DPR empat periode dan menteri mewakili PAN.

"Jadi saya tidak bisa mengonfirmasi berita tersebut, tetapi saya merasa bahwa karena sejarah dan perjalanan panjang Pak Asman bersama PAN rasanya berita tersebut sekadar rumor," kata Eddy saat dihubungi Kompas.com, Senin (25/4/2022).

Baca juga: Sekjen PAN: Pernyataan Ibu Mega Kian Kuatkan Tekad Pemilu Sesuai Jadwal

Eddy menuturkan, ia belum bisa mengonfirmasi kabar tersebut karena belum berkomunikasi langsung dengan mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu.

"Nanti setelah kami mendapatkan kabar lebih lanjut, nanti kami bisa memberikan tanggapan yang lebih komprehensif dan lebih pasti," ujar Eddy.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali juga mengaku belum mengetahui perkembangan kabar bahwa Asman akan bergabung ke partainya.

"Setahu saya Pak Asman itu kader PAN," kata Ali kepada Kompas.com.

Baca juga: Asman Abnur Mundur dari Pencalonan Ketum PAN, Zulkifli Hasan Ucapkan Terima Kasih

Kendati demikian, Ali tidak menampik bahwa Nasdem siap menerima Asman bila Asman benar akan meninggalkan PAN.

Menurut Ali, Asman merupakan sosok yang menarik bagi banyak partai karena Asman adalah tokoh yang sangat mumpuni.

"Cuman saat ini tidak elok membicarakan beliau karena masih kader partai lain, intinya Nasdem partai terbuka untuk semua anak bangsa," kata dia.

Hingga berita ini ditulis, Asman belum merespons pertanyaan yang diajukan Kompas.com mengenai isu kepindahannya dari PAN ke Nasdem.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.