Kompas.com - 20/04/2022, 22:16 WIB
Rizky Billar dan Lesti Kejora usai pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2022). KOMPAS.com/Revi C RantungRizky Billar dan Lesti Kejora usai pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (20/4/2022).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis Rizky Billar membantah pernah menjadi brand ambassador dari robot trading DNA Pro Akademi.

"Saya tidak pernah memposting. Makanya banyak banget beredar berita bahwa saya sebagai BA (brand ambassador)," ujar Rizky selepas menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (20/4/2022).

Rizky mengaku sama sekali tidak pernah mempromosikan platform DNA Pro.

Baca juga: Rizky Billar Sebut Uang Rp 1 Miliar dari DNA Pro untuk Anaknya

Menurut dia, konten terkait DNA Pro hanya pernah diunggahnya sekali saat Co-Founder DNA Pro Stefanus Richard yang kini sudah ditetapkan tersangka memberikan uang Rp 1 miliar.

"Saya hanya mengabarkan, bahwa saya itu, sebagai ucapan terima kasih saya, saya akhirnya memposting lah, sudah diberikan hadiah," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Rizky mengatakan, uang Rp 1 miliar yang diberikan Stefanus dimaksudkan untuk anaknya.

Stefanus datang ke rumahnya dengan membawa uang Rp 1 miliar dalam sebuah koper.

Saat itu, kata Billar, Stefanus mengatakan bahwa uang itu adalah bentuk apresiasi dan hadiah.

"Karena untuk anak kami simpan, enggak pernah kami sentuh. Kami belum sentuh sama sekali," ujar dia.

Adapun Rizky dan istrinya, Lesti menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Rabu (20/4/2022) terkait robot trading DNA Pro.

Baca juga: Rizky Billar dan Lesti Kembalikan Uang Rp 1 Miliar dari DNA Pro

Ia diperiksa selama 5 jam sejak sekitar pukul 14.30 WIB hingga 19.30 WIB. Dalam pemeriksaan, keduanya dicecar 19 pertanyaan.

Saat diperiksa, Rizky juga mengembalikan uang Rp 1 miliar tersebut ke penyidik Bareskrim.

"Benar (dikasih) 1 miliar, kami kembalikan tidak kurang," kata Rizky.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Polisi Lengkapi Berkas Tersangka Kasus Indosurya

Nasional
Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan 'Dome' Gedung Kura-kura

Proyek-proyek Bernilai Fantastis DPR: Habis Gorden Rumah, Terbit Pengecatan "Dome" Gedung Kura-kura

Nasional
Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Penggunaan Masker Dilonggarkan, Gerindra: Masyarakat Lepas dari Kebosanan

Nasional
ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

ICJR Dorong Revisi KUHAP Menyusul Kematian Pemuda Makassar Usai Ditangkap Polisi

Nasional
Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Firli Tegaskan KPK Buru Harun Masiku Sampai Tertangkap: Dia Tak Bisa Tidur Nyenyak

Nasional
KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

KPK Dorong Pengurus Parpol Tingkatkan Budaya Antikorupsi

Nasional
Mahfud Ingatkan Ahli Hukum Tata Negara Tak Terjebak Pandangan Politik yang Memihak

Mahfud Ingatkan Ahli Hukum Tata Negara Tak Terjebak Pandangan Politik yang Memihak

Nasional
Cerita Ridwan Kamil Kelola Media Sosial, Seimbangkan Serius dan Receh

Cerita Ridwan Kamil Kelola Media Sosial, Seimbangkan Serius dan Receh

Nasional
Cak Imin Respons Isu Dirinya Mau Disingkirkan dari PKB

Cak Imin Respons Isu Dirinya Mau Disingkirkan dari PKB

Nasional
Moeldoko: Pemerintah Finalisasi Draf Kebijakan Non-yudisial untuk Penyelesaian Pelanggaran HAM Masa Lalu

Moeldoko: Pemerintah Finalisasi Draf Kebijakan Non-yudisial untuk Penyelesaian Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Suap Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto

KPK Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Suap Eks Dirjen Kemendagri Ardian Noervianto

Nasional
KPK Tangkap Pejabat Pemkot Ambon yang Diduga Musnahkan Barang Bukti

KPK Tangkap Pejabat Pemkot Ambon yang Diduga Musnahkan Barang Bukti

Nasional
KPK Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Sita Dokumen Keuangan

KPK Geledah Ruang Kerja Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Sita Dokumen Keuangan

Nasional
Hadiri Program Politik Cerdas Berintegritas KPK, PKS: Cocok, Kita Sejalan

Hadiri Program Politik Cerdas Berintegritas KPK, PKS: Cocok, Kita Sejalan

Nasional
UPDATE 18 Mei: Bertambah 17, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.498

UPDATE 18 Mei: Bertambah 17, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 156.498

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.