Kompas.com - 20/04/2022, 14:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 7 teroris di wilayah Jawa Barat pada Minggu (17/4/2022).

Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan 7 orang itu itu berasal dari kelompok Jaringan Islamiyah (JI).

"Ada tujuh yang ditangkap. Dari kelompok JI," kata Aswin saat dikonfirmasi, Rabu (20/4/2022).

Kendati demikian, Aswin masih belum merincikan mengenai peran dan keterlibatan anggota JI itu. Informasi lebih lengkap akan disampaikan Divisi Humas Polri.

Baca juga: Densus 88 Amankan 7 Orang Terduga Teroris di Jabar

Adapun penangkapan terhadap 7 teroris itu dilakukan berbagai tempat yakni di Cirebon, Bogor, Bandung dan Garut pada Minggu (17/4/2022)

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo.

"Sebanyak 7 orang, (ditangkap) di Cirebon, Bandung, Bogor dan Garut," kata Tompo.

Para terduga teroris ini kemudian dibawa Densus 88 ke Markas besar Polri.

Dalam penangkapan ini, Tompo mengatakan bahwa Polda Jabar tidak dilibatkan dalam kegiatan itu.

"Tidak ada bantuan personil dari Polda," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.