Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Airlangga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Harus Tetap Waspada

Kompas.com - 18/04/2022, 15:25 WIB
Mutia Fauzia,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta masyarakat tetap waspada meski tren kasus harian Covid-19 kian melandai.

Hal tersebut ia ungkapkan lantaran di beberapa negara di dunia, jumlah kasus baru Covid-19 harian masih cukup tinggi.

"Ini menjadi peringatan ke kita semua bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, oleh karena itu kita harus tetap waspada," ujar Airlangga saat memberikan paparan dalam konferensi pers hasil evaluasi PPKM secara daring, Senin (18/4/2022).

Baca juga: Epidemiolog: Kalau Setelah Mudik Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19, Tandanya Kita Lulus Ujian

Untuk itu, ia pun meminta agar dalam kurun waktu libur Lebaran 2022 yang cukup panjang tahun ini, masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Hal tersebut untuk mencegah terjadinya peningkatan kembali kasus Covid-19 harian di dalam negeri.

"Masyarakat diimbau tidak bepergian ke luar negeri karena kita ketahui di negara lain situasi tidak sama dengan Indonesia sehingga ada potensi penularan dari luar negeri," ujar Airlangga.

Airlangga pun mengungkapkan, saat ini penanganan kasus Covid-19 di Indonesia kian membaik.

Hal tersebut terlihat dari angka reproduksi efektif (Rt) di berbagai pulau secara rata-rata sudah 1.

Baca juga: Airlangga: Di Luar Jawa-Bali, Kasus Aktif Covid-19 Sudah Cukup Rendah

Sementara di Sulawesi, Rt sudah di bawah 1 atau 0,99.

Rt yaitu angka penambahan kasus yang terjadi di lapangan setelah mendapatkan berbagai intervensi.

Tingkat Rt di kisaran 1 atau di bawah 1 memiliki arti bahwa kondisi wabah terkontrol.

Di sisi lain, jumlah penambahan kasus harian pun telah menurun. Airlangga mengungkapkan, berdasarkan data penambahan kasus harian per Minggu (17/4/2022) yang sebanyak 602, dibandingkan pekan sebelumnya yang sebanyak 1.468 kasus baru telah mengalami penurunan sekitar 99 persen.

"Kemarin angka kasus aktif di angka 60,475 dan kasus harian 602, sudah turun dibandingkan yang lalum itu sekitar 99 persen untuk kasus harian dan 90 persen untuk kasus aktif," ujar Airlangga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com