Kompas.com - 15/04/2022, 08:37 WIB
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, masyarakat yang mudik harus mematuhi prokes dan sudah divaksin untuk mencegah penyebaran kasus Covid-19.

Hal itu ia ungkapkan dalam rapat koordinasi lintas sektor terkait persiapan mudik Lebaran 2022 yang dipimpin Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/4/2022).

“Hal ini supaya ketika berangkat ke daerah tujuan, kondisi betul-betul sehat dari Covid-19 dan datang tidak membawa oleh-oleh Covid-19,” kata Muhadjir seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (15/4/2022).

Baca juga: KPK Imbau Penyelenggara Negara Tak Gunakan Mobil Dinas untuk Mudik

Ia pun mengatakan, vaksinasi booster merupakan syarat mudik Lebaran tahun ini yang harus dipatuhi masyarakat.

Selain kewajiban vaksinasi, masyarakat juga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) guna menghindari lonjakan kasus Covid-19 setelah Lebaran.

Adapun Wakapolri Komjen Polisi Gatot E. Pramono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan terpadu dan gerai vaksinasi di titik keramaian dan kerawanan.

“Dengan menurunkan 144.392 personil, kita juga akan melakukan cipta kondisi sebelum dan sesudah Operasi Ketupat terhadap gangguan keamanan yang mungkin muncul dan melakukan percepatan vakinasi,” ujar Gatot.

Ia juga menyatakan, untuk mempercepat vaksinasi wilayah Jabodetabek, diharapkan satu minggu sebelum Lebaran vaksinasi booster sudah mencapai 50 persen.

Baca juga: Tak Tunggu Jelang Lebaran, Sejumlah Warga Putuskan Mudik pada Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Sementara itu, untuk daerah tujuan mudik seperti Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta ditargetkan booster sudah mencapai 30 persen.

“Percepatan vaksinasi ini kita lakukan bersama-sama dari Kementerian Kesehatan, Satgas, teman-teman TNI dan stakeholder terkait lainnya. Harapan kita tentunya ketika masyarakat nanti pulang ke kampungnya dan kembali tidak ada lonjakan Covid-19,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.