Periksa Bupati Seram Bagian Timur sebagai Saksi, KPK Dalami Soal Penerimaan DAK Tahun 2017 dan 2018

Kompas.com - 07/04/2022, 15:32 WIB
Penulis Irfan Kamil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami penerimaan dana alokasi khusus (DAK) untuk Kabupaten Seram Bagian Timur untuk tahun anggaran 2017 dan 2018.

Pendalaman itu dilakukan melalui pemeriksaan Bupati Kabupaten Seram Bagian Timur 2016-2021 dan 2021-2026 Abdul Mukti Kelobas di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (6/4/2022).

Bupati dua periode itu diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi terkait pengurusan dana DAK dan dana insentif daerah (DID) tahun 2017-2018 yang tengah diusut KPK.

"Abdul Mukti didalami pengetahuannya mengenai penerimaan dana DAK untuk Kabupaten Seram Bagian Timur untuk tahun anggaran 2017 dan 2018," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, melalui keterangan tertulis, Kamis (7/4/2022).

Baca juga: KPK Duga Ada Pihak Lain yang Nikmati Uang Suap Bupati Nonaktif PPU Abdul Gafur

"Dan dugaan adanya interaksi saksi dengan para pihak yang terkait dengan perkara ini untuk memperoleh dana DAK dimaksud," ucap Ali melanjutkan.

Dalam penyidikan kasus ini, KPK telah menetapkan tersangka yang dinilai bertanggung jawab atas peristiwa dugaan korupsi tersebut.

Kendati demikian, Lembaga Antirasuah itu belum dapat menyampaikan nama-nama tersangka dan Pasal apa yang disangkakan.

"Kontruksi perkara dan pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan kami sampaikan setelah penyidikan cukup," kata Ali.

"Saat ini pengumpulan bukti masih terus dilakukan. Setiap perkembangan akan diinformasikan," tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.