Kompas.com - 07/04/2022, 14:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo melepas komoditas pinang biji dari pabrik CV Indokara, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi untuk diekspor pada Kamis (7/4/2022).

Menurut Jokowi, pinang biji adalah komoditas yang dibutuhkan di sejumlah negara, seperti Thailand, China hingga India.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, 7 kontainer komoditas pinang biji pada pagi hari ini dari CV Indokara Muaro Jambi, Provinsi Jambi, saya nyatakan diberangkatkan," ujar Jokowi dilansir dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menjelaskan, di seluruh Indonesia ada 152.000 hektare lahan yang ditanami Pohon Pinang. Sebanyak 22.000 hektare di antaranya berada di Provinsi Jambi.

Baca juga: Jokowi: Saya Minta Seminggu Sebelum Lebaran BLT Minyak Goreng Selesai Disalurkan

"Ini adalah sebuah komoditas ekspor yang banyak dibutuhkan di Thailand, Iran, India, China, Pakistan, dan kita harapkan ini nanti akan menjadi sebuah komoditas ekspor dalam jumlah yang besar," jelas Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, dilepas sebanyak tujuh kontainer pinang biji seberat 126 ton ke Pakistan dengan nilai ekonomi mencapai Rp 4,069 miliar.

Adapun Kementerian Pertanian mencatat ekspor komoditas pinang dari Jambi pada Januari hingga Maret 2022 sebanyak 17.174 ton dengan nilai mencapai Rp 416,4 miliar.

Presiden berharap nantinya volume ekspor pinang biji bisa meningkat lagi dan tidak hanya bergantung pada pohon-pohon pinang yang saat ini sudah ada.

Untuk itu, Jokowi memerintahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo agar menyiapkan varietas yang unggul, baik, dan memiliki kualitas bagus.

Baca juga: Bantah Tuntut Jokowi Turun dalam Demo 11 April, BEM SI Pastikan Poster di Medsos Hoaks

"Tadi saya sudah perintahkan kepada Menteri Pertanian untuk menyiapkan varietas yang unggul, yang baik, yang memiliki kualitas yang bagus nantinya bijinya dan kita harapkan kita bisa mengekspor dalam jumlah yang lebih besar lagi," ungkapnya.

Menurut Jokowi, pada 2021 lalu ekspor pinang biji di seluruh Tanah Air mencapai nilai lebih dari Rp 5 triliun.

Jumlah tersebut menurutnya merupakan angka yang sangat besar dan memberikan pendapatan yang sangat baik bagi para petani.

"Kita harapkan ini akan menjadi salah satu juga komoditas unggulan kita, kalau kita kelola dengan manajemen modern, manajemen yang lebih baik," tambah Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.