Kompas.com - 24/03/2022, 17:34 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Oditurat Militer bakal menghadirkan ahli forensik Muhammad Zaenuri Syamsu Hidayat setelah batal hadir dalam persidangan kasus pembunuhan berencana Handi Saputra dan Salsabila di Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Kehadiran Zaenuri akan menjadi saksi untuk menjelaskan mengenai hasil visum jenazah Handi ketika diperiksa di RSUD Prof Margono, Jawa Tengah.

“Sejauh ini baru ahli forensik satu orang, Pak Zaenuri. Nantinya ahli forensik dihadirkan apakah memang pada waktu dibuang itu sudah meninggal atau belum, dia yang memastikan,” kata Oditur Militer Tinggi II Jakarta Kolonel Sus Wirdel Boy di Pengadilan Militer Tinggi Jakarta, Kamis.

Baca juga: Terungkap, Handi-Salsabila Korban Pembunuhan Kolonel Priyanto Sempat Dimakamkan Sebelum Dijemput Keluarga

Adapun Zaenuri batal menghadiri persidangan di kasus dengan terdakwa Kolonel Priyanto karena yang bersangkutan ternyata juga menjadi saksi di kasus kecelakaan dosen Universitas Soedirman, Jawa Tengah.

Wirdel mengatakan, pihaknya berupaya Zaenuri bisa hadir dalam persidangan agar hasil visum Handi dapat digali lebih banyak di pengadilan.

“Kita coba hadirkan satu orang dulu, nanti kita berdasarkan visum yang ada hasil otopsi yang ada, kita gali,” terang dia.

Baca juga: Kasus Tabrak Sejoli di Nagreg, Kolonel Priyanto Kembali Jalani Persidangan Kamis Pagi Ini

Wirdel menambahkan, apabila dalam pemeriksaannya ternyata dirasa kurang, pihaknya selanjutnya akan menghadirkan ahli lain.

“Kalau masih dirasa kurang nanti untuk keyakinan hakim atau bekal kami, akan dihadirkan saksi ahli lain nantinya,” imbuh dia.

Diketahui, hasil visum jenazah Handi sendiri menjadi salah satu barang bukti dalam kasus ini.

Berdasarkan hasil visum, Handi diduga masih dalam kondisi hidup ketika dibawa rombongan Priyanto usai mengalami kecelakaan bersama Salsabila menuju Sungai Serayu, Jawa Tengah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bharada E Tulis Sendiri Kronologi Penembakan Brigadir J

Bharada E Tulis Sendiri Kronologi Penembakan Brigadir J

Nasional
Penembakan Brigadir J atas Perintah Irjen Ferdy Sambo, Pakai Senjata Bripka RR

Penembakan Brigadir J atas Perintah Irjen Ferdy Sambo, Pakai Senjata Bripka RR

Nasional
Kasus Brigadir J, Timsus Lakukan Pemeriksaan Khusus kepada 56 Polisi

Kasus Brigadir J, Timsus Lakukan Pemeriksaan Khusus kepada 56 Polisi

Nasional
Setelah Suruh Bharada E Menembak, Sambo Tembakkan Pistol Brigadir J ke Dinding untuk Rekayasa Kasus

Setelah Suruh Bharada E Menembak, Sambo Tembakkan Pistol Brigadir J ke Dinding untuk Rekayasa Kasus

Nasional
Irjen Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Anggota DPR Anggap Sudah Penuhi Harapan Publik

Irjen Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kasus Brigadir J, Anggota DPR Anggap Sudah Penuhi Harapan Publik

Nasional
Ada 5 Sidik Jari dan DNA di TKP Kematian Brigadir J, Termasuk Sambo serta Istrinya

Ada 5 Sidik Jari dan DNA di TKP Kematian Brigadir J, Termasuk Sambo serta Istrinya

Nasional
Polisi Tinggalkan Rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga Utara II

Polisi Tinggalkan Rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga Utara II

Nasional
Polri: Irjen Sambo Buat Skenario Penembakan Brigadir J

Polri: Irjen Sambo Buat Skenario Penembakan Brigadir J

Nasional
Kabareskrim: Pelecehan Brigadir J kepada Istri Ferdy Sambo Kecil Kemungkinannya

Kabareskrim: Pelecehan Brigadir J kepada Istri Ferdy Sambo Kecil Kemungkinannya

Nasional
Peran Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J: Ambil CCTV, Perintahkan Pembunuhan, dan Buat Skenario Adu Tembak

Peran Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J: Ambil CCTV, Perintahkan Pembunuhan, dan Buat Skenario Adu Tembak

Nasional
Eks Kabareskrim: Ferdy Sambo Jenderal Polisi Pertama yang Terancam Hukuman Mati

Eks Kabareskrim: Ferdy Sambo Jenderal Polisi Pertama yang Terancam Hukuman Mati

Nasional
Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Komnas HAM: Kami Hargai Keputusan Penyidik

Ferdy Sambo Jadi Tersangka, Komnas HAM: Kami Hargai Keputusan Penyidik

Nasional
Irjen Ferdy Sambo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Irjen Ferdy Sambo Ditahan Usai Jadi Tersangka Pembunuhan Brigadir J

Nasional
Peringati Hari Jadi Ke-65, LAN Berikan Apresiasi “LAN Award” Kepada Stakeholder

Peringati Hari Jadi Ke-65, LAN Berikan Apresiasi “LAN Award” Kepada Stakeholder

Nasional
Ini Pasal yang Menjerat Ferdy Sambo dan Tiga Anak Buahnya

Ini Pasal yang Menjerat Ferdy Sambo dan Tiga Anak Buahnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.