Kompas.com - 17/03/2022, 16:48 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memeriksa sebanyak 194.026 spesimen Covid-19 dari 125.003 orang yang diambil sampelnya dalam 24 jam terakhir.

Jumlah spesimen itu didapatkan dari 61.378 spesimen tes swab polymerase chain reaction (PCR) serta 132.392 spesimen tes cepat antigen dan 256 spesimen tes cepat molekuler (TCM).

Dengan penambahan itu, total pemeriksaan spesimen Covid-19 hingga Kamis (17/3/2022) tercatat berjumlah 89.912.818.

Baca juga: UPDATE 17 Maret: Kasus Harian Covid-19 Capai 11.532

Dengan jumlah tersebut, maka total orang yang sudah diperiksa spesimennya terkait Covid-19 adalah sebanyak 59.108.042.

Positivity Rate

Data Satgas Covid-19 menunjukan bahwa 125.003 orang yang diambil sampelnya untuk pemeriksaan spesimen terdiri dari real time swab test PCR dari 35.770 orang dan 237 orang menggunakan TCM.

Lalu ada 88.996 orang yang diambil sampelnya menggunakan tes antigen.

Hasilnya menunjukan sebanyak 11.532 orang diketahui positif virus corona.

Baca juga: UPDATE: Ada 322 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.101 Pasien Sembuh

Jumlah itu didapatkan dari 8.220 hasil swab PCR, 89 dari TCM dan 3.223 dari antigen.

Berdasarkan hasil tersebut maka positivity rate Covid-19 harian adalah 9,23 persen.

Namun, jika tanpa menggunakan hasil positif dari tes antigen, yaitu hanya menghitung dari metode swab PCR dan TCM, maka tingkat positivity rate menunjukan angka lebih tinggi yaitu mencapai 23,08 persen.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.