Kompas.com - 16/03/2022, 18:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 booster hingga Rabu (16/3/2022) pukul 12.00 WIB mencapai 15.308.073 orang atau 7,35 persen dari target pemerintah.

Sementara, jumlah warga yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama sebanyak 193.946.442 orang atau 93,12 persen dan sebanyak 152.503.600 orang atau 73,23 persen mendapat dosis kedua.

Pemerintah telah menetapkan sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 orang. Data itu disampaikan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pada laman www.kemenkes.go.id yang dikutip Kompas.com, Senin sore.

Baca juga: Satgas Covid-19: Vaksinasi Dosis Kedua di 15 Provinsi Masih Rendah

Sasaran vaksinasi itu terdiri atas tenaga kesehatan, lanjut usia petugas publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum termasuk anak-anak usia 12-17 tahun.

Berikut capaian detail vaksinasi Covid-19 terkini di Indonesia:

1. Tenaga Kesehatan

Target 1.468.764

Vaksinasi dosis 1: 2.018.721 (137,44 persen)

Vaksinasi dosis 2: 1.955.565 (133,14 persen)

Vaksinasi dosis 3: 1.423.872 (96,94 persen)

2. Lanjut Usia

Target 21.553.118

Vaksinasi dosis 1: 16.686.115 (77,42 persen)

Vaksinasi dosis 2: 12.484.483 (57,92 persen)

Vaksinasi dosis 3: 1.802.818 (8,36 persen)

3. Petugas Publik

Target 17.327.167

Vaksinasi dosis 1: 18.675.694 (107,78 persen)

Vaksinasi dosis 2: 16.915.220 (97,62 persen)

4. Masyarakat Rentan dan Umum

Target 141.211.181

Vaksinasi dosis 1: 110.405.954 (78,18 persen)

Vaksinasi dosis 2: 85.459.747 (60,52 persen)

Vaksinasi dosis 3: 10.495.441 (7,43 persen)

5. Gotong Royong

Vaksinasi dosis 1: 1.254.808 (8,37 persen)

Vaksinasi dosis 2: 1.190.805 (7,94 persen)

Vaksinasi dosis 3: 15.636 (0,10 persen)

6. Kelompok Usia 12-17 Tahun

Target 26.705.490

Vaksinasi dosis 1: 24.841.385 (93,02 persen)

Vaksinasi dosis 2: 20.690.033 (77,47 persen)

Vaksinasi dosis 3: 88.621 (0,33 persen)

7. Kelompok Usia 6-11 Tahun

Target 26.400.300

Vaksinasi dosis 1: 19.595.129 (74,22 persen)

Vaksinasi dosis 2: 13.807.747 (52,30 persen)

Vaksinasi dosis 3: 12 (0 persen)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertolak Menuju Batang, Jokowi akan Lakukan Groundbreaking Pabrik Pipa

Bertolak Menuju Batang, Jokowi akan Lakukan Groundbreaking Pabrik Pipa

Nasional
Golkar Tak Tutup Komunikasi dengan Nasdem Pascadeklarasi Anies Capres 2024

Golkar Tak Tutup Komunikasi dengan Nasdem Pascadeklarasi Anies Capres 2024

Nasional
Soal Kerusuhan Kanjuruhan, Politisi PDI-P: Jangan Hanya Evaluasi, Harus Ada Hasil

Soal Kerusuhan Kanjuruhan, Politisi PDI-P: Jangan Hanya Evaluasi, Harus Ada Hasil

Nasional
Soal Akhir Pandemi, Menkes: WHO yang Akan Cabut Secara Resmi

Soal Akhir Pandemi, Menkes: WHO yang Akan Cabut Secara Resmi

Nasional
Gus Muhaimin Sebut Forkabi Punya Peran Rajut Persatuan dan Kesatuan Antarsesama

Gus Muhaimin Sebut Forkabi Punya Peran Rajut Persatuan dan Kesatuan Antarsesama

Nasional
Nasdem Deklarasikan Anies Capres 2024, Ini Tanggapan Golkar...

Nasdem Deklarasikan Anies Capres 2024, Ini Tanggapan Golkar...

Nasional
Sebut AHY Cocok dengan Anies, Demokrat: Bagaikan Dua Pendekar

Sebut AHY Cocok dengan Anies, Demokrat: Bagaikan Dua Pendekar

Nasional
Fraksi PKB Usul DPR Bentuk Pansus Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Fraksi PKB Usul DPR Bentuk Pansus Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Nasional
Menkes: WHO Izinkan Indonesia Perlonggar Protokol Kesehatan

Menkes: WHO Izinkan Indonesia Perlonggar Protokol Kesehatan

Nasional
Surya Paloh: Yang Enggak Suka Nasdem Bisa Suka Anies Baswedan, Mudah-mudahan

Surya Paloh: Yang Enggak Suka Nasdem Bisa Suka Anies Baswedan, Mudah-mudahan

Nasional
Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Minta PSSI Bertindak Cepat

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Minta PSSI Bertindak Cepat

Nasional
KPK Periksa Seorang Pramugari sebagai Saksi Kasus Lukas Enembe

KPK Periksa Seorang Pramugari sebagai Saksi Kasus Lukas Enembe

Nasional
Kemenkes: Korban Luka Berat Kanjuruhan 58 Orang, Meninggal Dunia 131 Orang

Kemenkes: Korban Luka Berat Kanjuruhan 58 Orang, Meninggal Dunia 131 Orang

Nasional
Panglima TNI Minta Publik Kirim Video Prajurit TNI yang Anarkistis Saat Tragedi Kanjuruhan

Panglima TNI Minta Publik Kirim Video Prajurit TNI yang Anarkistis Saat Tragedi Kanjuruhan

Nasional
Soal Kapan Masyarakat Bisa Lepas Masker, Menkes: Tergantung Pak Presiden

Soal Kapan Masyarakat Bisa Lepas Masker, Menkes: Tergantung Pak Presiden

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.