Kompas.com - 10/03/2022, 21:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, hingga saat ini, kasus positif Covid-19 terus mengalami penurunan.

Ia mengatakan, data terbaru menunjukkan bahwa ada 25 provinsi yang mengalami penurunan kasus Covid-19. Namun, masih ada 9 provinsi yang masih mengalami lonjakan kasus Covid-19.

"Sembilan provinsi lainya masih menunjukkan kenaikan kasus yaitu Aceh, Jambi, Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo," kata Nadia dalam keterangan tertulis melalui laman resmi Kemenkes, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Kemenkes: 265 Balita Meninggal Akibat Covid-19 Selama Gelombang Omicron

Nadia mengatakan, tren penurunan kasus Covid-19 juga diikuti dengan menurunnya keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) di 27 provinsi. Saat ini, BOR rumah sakit masih bertahan di angka 27 persen.

“Data-data harian penanganan pandemi secara nasional memang menunjukkan perbaikan, namun kami imbau agar masyarakat tidak lengah. Salah satu hal yang perlu dikejar saat ini adalah percepatan dan perluasan cakupan vaksinasi lengkap dua dosis dan booster," ujarnya.

Nadia melanjutkan, program vaksinasi Covid-19 harus diikuti seluruh masyarakat sebagai salah satu upaya mengendalikan pandemi.

Ia juga mengatakan, salah satu upaya untuk mendorong laju vaksinasi adalah dengan memberikan syarat bepergian tanpa perlu tes PCR dan Antigen, khusus bagi mereka yang telah divaksinasi lengkap dua dosis atau booster.

Baca juga: Soroti Pencopotan Marka Jaga Jarak Duduk di KRL, Dinkes Bekasi Pantau Dampaknya terhadap Kasus Covid-19

"Salah satu syarat terpenting untuk pelonggaran aktivitas masyarakat di masa pandemi adalah memenuhi program vaksinasi. Ini bukan sekadar aturan pemerintah yang patut diikuti, namun juga mempertahankan kita dari risiko berat terinfeksi Covid-19," ucapnya.

Lebih lanjut, Nadia berharap dengan adanya relaksasi aktivitas masyarakat di tengah pandemi, dapat meningkatkan antusias warga untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19.

"Akses vaksinasi baik primer maupun booster juga sudah dipermudah oleh pemerintah. Begitu juga dengan jarak waktu pemberian vaksin booster yang kini diperpendek menjadi tiga bulan setelah vaksinasi primer selesai dilakukan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.