Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/03/2022, 16:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Istana Presiden mengonfirmasi kabar tentang rencana Presiden Jokowi berkemah di titik nol ibu kota negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono membenarkan rencana berkemah tersebut.

Menurut Heru, kegiatan berkemah itu akan dilakukan Presiden bersama Kepala Otorita IKN Nusantara.

Baca juga: Bambang Susantono Kepala Badan Otorita IKN Pilihan Jokowi

"Iya (kemah dengan Kepala Otorita IKN)," kata Heru ketika dikonfirmasi, Rabu (9/3/2022).

Pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi, Bambang Susantono, disebut terpilih sebagai Kepala Otorita IKN Nusantara. Sumber Kompas.com di lingkungan pemerintahan menyebutkan hal itu, Rabu.

"Iya benar (Bambang Susantono)," ujar sumber tersebut.

Sumber itu membenarkan bahwa hingga saat-saat terakhir pemilihan belum ada nama lain selain Bambang.

Menurut rencana, Presiden Joko Widodo akan melantik Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN pada Kamis  besok.

Titik nol IKN dipersiapkan

Sejumlah fasilitas pendukung telah dibangun di lokasi IKN setelah Presiden Jokowi berencana berkemah di sana. Fasilitas tersebut di antaranya toilet, jaringan listrik, dan tangki persediaan air bersih. Selain itu, dibangun pendopo hingga lahan parkir.

"Sejauh ini kami masih tunggu informasi pastinya, tapi persiapan teknis di lokasi sudah dilakukan," kata Kepala Biro Adpim Setprov Kaltim HM Syafranuddin saat dihubungi Kompas.com, 23 Februari lalu.

Baca juga: Jokowi Disebut Akan Kemah di Titik Nol IKN, Istana: Masih Dibahas

Pria yang akrab disapa Ivan ini mengaku, pihaknya masih menunggu instruksi dari istana perihal jadwal kedatangan Jokowi berkemah di IKN.

"Kami ini masih menunggu juga. Biasanya kalau ada jadwal pasti kami biasa rapat persiapan, ini belum ada," kata dia.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim Isran Noor menyebutkan, saat bermalam di IKN, Jokowi juga dijadwalkan bertemu dengan tokoh adat di Kaltim, yakni tokoh adat Kutai, Dayak, Paser, Berau, Banjar, Bugis, dan Jawa.

Pada kesempatan yang sama juga akan dilakukan doa bersama di titik nol demi kelancaran pembangunan IKN Nusantara di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perludem: Masa Sosialisasi Bisa Jadi Celah Parpol Hindari Akuntabilitas Dana Kampanye

Perludem: Masa Sosialisasi Bisa Jadi Celah Parpol Hindari Akuntabilitas Dana Kampanye

Nasional
MK Dianggap Jadi Penentu Aturan Pemilu karena UU Pemilu Kebal Revisi, Pakar Nilai Bermasalah

MK Dianggap Jadi Penentu Aturan Pemilu karena UU Pemilu Kebal Revisi, Pakar Nilai Bermasalah

Nasional
Agung Laksono Bilang Golkar Tinggal Cari Cawapres Pendamping Airlangga di Pilpres 2024

Agung Laksono Bilang Golkar Tinggal Cari Cawapres Pendamping Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
BPJS Ketenagakerjaan Siap Dukung Pemerintah Sejahterakan Pelaku Olahraga

BPJS Ketenagakerjaan Siap Dukung Pemerintah Sejahterakan Pelaku Olahraga

Nasional
Kaesang Bungkam Saat Ditanya soal Pilihan Parpol

Kaesang Bungkam Saat Ditanya soal Pilihan Parpol

Nasional
Sebut Keputusannya Tepat Tak Lakukan 'Lockdown', Jokowi: Ekonomi Bisa Minus 15-17 Persen

Sebut Keputusannya Tepat Tak Lakukan "Lockdown", Jokowi: Ekonomi Bisa Minus 15-17 Persen

Nasional
Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Nasional
Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Nasional
Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Nasional
Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Nasional
'DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah...'

"DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah..."

Nasional
Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta 'Lockdown'

Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta "Lockdown"

Nasional
Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Nasional
Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Nasional
Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.