Kompas.com - 07/03/2022, 07:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh, meminta semua pengurus partainya bekerja secara total di tiap tingkatan agar kembali berjaya di Aceh pada Pemilu 2024.

Paloh yang kelahiran Aceh menyebutkan, Nasdem "didirikan bukan sebagai partai yang memberatkan bagi rakyat Aceh, justru sebagai partai yang meringankan beban masyarakat Aceh".

"Saya tidak ingin masyarakat punya persepsi kehadiran Nasdem memberatkan, sekali lagi saya sampaikan," ujar Paloh dikutip dari keterangan resmi Nasdem, Minggu (7/3/2022) malam.

Paloh juga berpesan kepada seluruh kader agar tetap menjaga etika dalam berkompetisi saat menghadapi Pemilu 2024.

Baca juga: Kagum Lihat Nasdem Tower, Jokowi: Partai Nasdem adalah Partai Modern

Dia meminta kader Nasdem di Tanah Rencong itu untuk melibatkan ulama hingga sivitas akademika dalam melakukan kajian pembangunan.

"Mari membangun Aceh lebih dekat dengan meningkatkan silaturahmi, bukan dengan saling menjatuhkan dan merusak, tapi bisa berkompetisi dalam etika yang baik dan semangat yang harmonis," kata Paloh.

"Perlu duduk bersama dengan para ulama, tokoh masyarakat, dan sivitas akademika. Kita harapkan ini menjadi corong utama untuk menyampaikan pikiran yang lebih baik kepada masyarakat Aceh," ujarnya.

Di Aceh, Paloh juga berupaya memperkuat konsolidasi dan memanaskan mesin partai agar dapat memenangkan pemilu.

Paloh menunjuk Teuku Taufiqulhadi sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Aceh, didampingi Muslim Ayub sebagai sekretaris, Edi Zuriady sebagai bendahara, serta Ramadhana Lubis sebagai wakil ketua pemenangan Pemilu.

Dalam keterangan yang sana, Ketua DPW Nasdem Aceh Teuku Taufiqulhadi menerangkan, orang Aceh "harus paham bahwa Nasdem merupakan partainya orang Aceh" karena didirikan Surya Paloh.

"Seluruh kader wajib tahu hal ini, partai ini didirikan oleh anak Aceh,” ujar Taufiqulhadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Perempuan Dicium Pria Dewasa di Gresik, Komisi III DPR Minta Polisi Lakukan Penyidikan meski Orangtua Tak Lapor

Anak Perempuan Dicium Pria Dewasa di Gresik, Komisi III DPR Minta Polisi Lakukan Penyidikan meski Orangtua Tak Lapor

Nasional
Kisah Adelina Lisau: Pekerja Migran yang Dianiaya Majikan hingga Tewas di Malaysia, Pelakunya Justru Dibebaskan

Kisah Adelina Lisau: Pekerja Migran yang Dianiaya Majikan hingga Tewas di Malaysia, Pelakunya Justru Dibebaskan

Nasional
Blunder Partai Wong Cilik: Megawati di Antara Minyak Goreng, Tukang Bakso, dan Kecerobohan Komunikasi Politik

Blunder Partai Wong Cilik: Megawati di Antara Minyak Goreng, Tukang Bakso, dan Kecerobohan Komunikasi Politik

Nasional
Panduan Lengkap Kemenag soal Pelaksanaan Kurban Idul Adha di Tengah Wabah PMK

Panduan Lengkap Kemenag soal Pelaksanaan Kurban Idul Adha di Tengah Wabah PMK

Nasional
Kasus Covid-19 Naik Terus, Masyarakat Diminta Gunakan Masker Lagi di Ruang Terbuka

Kasus Covid-19 Naik Terus, Masyarakat Diminta Gunakan Masker Lagi di Ruang Terbuka

Nasional
Menag Imbau Umat Islam Tak Paksakan Diri Berkurban Idul Adha di Tengah Wabah PMK

Menag Imbau Umat Islam Tak Paksakan Diri Berkurban Idul Adha di Tengah Wabah PMK

Nasional
Blak-blakan PDI-P soal Sulitnya Kerja Sama dengan PKS dan Demokrat di Pemilu 2024 yang Berbuntut Panjang

Blak-blakan PDI-P soal Sulitnya Kerja Sama dengan PKS dan Demokrat di Pemilu 2024 yang Berbuntut Panjang

Nasional
Panduan Lengkap Kemenag soal Shalat Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban 1443 Hijriah

Panduan Lengkap Kemenag soal Shalat Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban 1443 Hijriah

Nasional
[POPULER NASIONAL] Safari Politik AHY | Megawati Pantau Kondisi Tjahjo Kumolo di RS

[POPULER NASIONAL] Safari Politik AHY | Megawati Pantau Kondisi Tjahjo Kumolo di RS

Nasional
Apakah PNS Harus Sarjana?

Apakah PNS Harus Sarjana?

Nasional
Kemlu Sebut Jaksa Persidangan Kasus Majikan Adelina Lisao di Malaysia Tak Cermat

Kemlu Sebut Jaksa Persidangan Kasus Majikan Adelina Lisao di Malaysia Tak Cermat

Nasional
BERITA FOTO: Menengok Pustu Plus di Dusun Aik Mual yang Terpencil

BERITA FOTO: Menengok Pustu Plus di Dusun Aik Mual yang Terpencil

Nasional
Majikan Adelina Dibebaskan, Pemerintah Dorong Pengajuan Gugatan Perdata

Majikan Adelina Dibebaskan, Pemerintah Dorong Pengajuan Gugatan Perdata

Nasional
Ditanya Kesiapannya Jadi Capres, Puan: Belum Ditunjuk, Belum Ada Tanda-tanda

Ditanya Kesiapannya Jadi Capres, Puan: Belum Ditunjuk, Belum Ada Tanda-tanda

Nasional
Bareskrim: Tersangka Kasus Indosurya Wajib Lapor Seminggu 2 Kali

Bareskrim: Tersangka Kasus Indosurya Wajib Lapor Seminggu 2 Kali

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.