Kompas.com - 01/03/2022, 17:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan menyampaikan, pihaknya bakal memeriksa keluarga tersangka kasus aplikasi Binomo, Indra Kesuma alias Indra Kenz untuk kepentingan penyidikan.

Adapun Indra Kenz ditetapkan menjadi tersangka kasus tindak pidana penipuan dan judi online aplikasi Binomo pada 24 Februari 2022.

“Nanti kita periksa (keluarga Indra Kenz),” kata Whisnu kepada wartawan, Selasa (1/3/2022).

Menurut dia, pemeriksaan terhadap keluarga Indra Kenz masih dalam proses perencanaan.

Pasalnya, saat ini tim penyidik masih fokus melakukan tracing aset terkait kasus tersebut.

“Belum, kita lagi buatin rencana kegiatannya (pemeriksaan keluarga Indra Kenz),” ujarnya.

Baca juga: Bareskrim Blokir 4 Rekening Indra Kenz, Ditaksir Angkanya Puluhan Miliar

Adapun pemeriksaan terhadap keluarga Indra Kenz itu dalam rangka pengembangan penyidikan kasus yang menjerat crazy rich Medan itu.

Whisnu juga menyatakan, pihak yang terbukti menerima uang hasil tindak pidana pencucian uang dari aplikasi Binomo bakal dikenakan hukuman.

“Siapa yang mencicipi atau menerima uang hasil tindak pidana pencucian uang pasti akan kena. Orang terdekatnya,” kata Whisnu.

Baca juga: Bareskrim Duga Indra Kenz Tutupi Identitas Pengelola Platform Aplikasi Binomo

Diberitakan sebelumnya, laporan terhadap aplikasi Binomo terdaftar dengan laporan polisi nomor LP/B/0058/II/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 3 Februari 2022.

Salah satu orang yang dilaporkan dalam kasus itu adalah Indra Kesuma (Indra Kenz). Ia diduga mempromosikan platform Binomo melalui akun media sosialnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan pada 24 Februari lalu, penyidik menetapkan Indra sebagai tersangka.

Indra diduga melakukan tindak pidana judi online dan/atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan/atau penipuan, perbuatan curang dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU)

Ia pun terjerat pasal berlapis dan terancam kurungan 20 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.