Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 28/02/2022, 02:00 WIB


KOMPAS.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) merupakan satu dari tiga matra TNI yang bertanggung jawab dalam pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sesuai namanya, pasukan TNI AL bertanggung jawab dalam pertahanan negara di bidang laut. TNI AL sendiri dipimpin oleh seorang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dengan pangkat Laksamana.

TNI AL berdiri seiring dibentuknya Badan Keamanan Rakyat Laut (BKR Laut) pada 10 September 1945.

Dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, tugas pasukan TNI AL di antaranya membangun kekuatan dan menjaga keamanan di wilayah laut yurisdiksi nasional sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan hukum internasional.

Selain itu, TNI AL juga bertugas melaksanakan tugas diplomasi Angkatan Laut untuk mendukung kebijakan politik luar negeri pemerintah.

Baca juga: Spesifikasi KRI Golok-688, Kapal Cepat Rudal TNI AL yang Miliki Daya Hancur Besar

TNI AL terdiri dari beberapa korps atau cabang yang memiliki kualifikasi khusus masing-masing. Berikut kecabangan korps TNI AL.

Korps Pelaut “Laut (P)”

Korps Pelaut bertugas dalam penjagaan laut dan pertahanan dengan menggunakan kapal perang (KRI). Korps Pelaut terdiri dari:

  • Kejuruan Bahari (BAH)
  • Kejuruan Navigasi (NAV)
  • Kejuruan Komunikasi (KOM)
  • Kejuruan Telegrafis (TLG)
  • Kejuruan Isyarat (ISY)
  • Kejuruan Senjata (SNB)
  • Kejuruan Meriam (MER)
  • Kejuruan Amunisi (AMO)
  • Kejuruan Rudal (RDL)
  • Kejuruan Senjata Atas Air (SAA)
  • Kejuruan Senjata Bawah Air (SBA)
  • Kejuruan Torpedo Roket dan Bom Laut (TRB)
  • Kejuruan Ranjau dan Demolisi (RJD)

Korps Marinir (MAR)

Korps Marinir merupakan satuan tempur yang dilatih untuk menghadapi peperangan. Pasukan korps ini memiliki kemampuan menembak dan pengetahuan tentang persenjataan. Korps Marinir terdiri dari:

  • Intai Amfibi (IAM)
  • Infanteri (INF)
  • Artileri (ART)
  • Kavaleri (KAV)
  • Zeni (ZNI)
  • Komunikasi (KOM)
  • Angkutan, Perbekalan dan Peralatan (ABP)

Korps Teknik “Laut (T)”

Korps Elektronika bertugas di bidang teknik, seperti dalam perbaikan dan perawatan kapal. Pasukan korps ini juga memiliki kemampuan administrasi dan logistik. Korps Teknik terdiri dari:

  • Kejuruan Teknik Mesin (MES)
  • Kejuruan Teknik Mesin Diesel (MDL)
  • Kejuruan Teknik Kelistrikan (LIS)
  • Kejuruan Mesin Pesawat Udara (MPU)
  • Kejuruan Listrik Pesawat Udara (LPU)
  • Kejuruan Teknik Bangunan (THB)
  • Kejuruan Teknik Konstruksi Umum (TKU)
  • Kejuruan Teknik Angkutan (ANG)

Korps Elektronika “Laut (E)”

Korps Elektronika menguasai pertahanan bidang senjata dan elektronika. Pasukan korps ini juga harus memiliki kemampuan administrasi, logistik dan personel. Korps Elektronika terdiri dari:

  • Kejuruan Elektronika Deteksi (EDE)
  • Kejuruan Elektronika Komunikasi (EKO)
  • Kejuruan Elektronika Kendali (EKL)
  • Kejuruan Elektronika Senjata dan Amunisi (ESA)
  • Kejuruan Elektronika Teknik Komputer (ETK)
  • Kejuruan Elektronika Senjata (ETA)

Korps Suplai “Laut (S)”

Korps Suplai memiliki kemampuan yang berkaitan dengan administrasi dan pembekalan material serta personel, baik di kapal maupun darat. Korps Suplai terdiri dari:

  • Kejuruan Keuangan (KEU)
  • Kejuruan Tata Usaha (TTU)
  • Kejuruan Tata Graha (TTG)
  • Kejuruan Perbekalan (BEK)

Korps Polisi Militer Angkatan Laut "PM"

Polisi Militer Angkatan Laut atau Pomal bertugas untuk membantu kesatuan lain dalam hal administrasi dan urusan hukum militer. Pomal juga berperan dalam menegakkan disiplin dan pembinaan tertib militer,

Korps Kesehatan “Laut (K)”

Korps Kesehatan merupakan korps dengan keahlian khusus di bidang kesehatan. Korps ini terdiri dari:

  • Rawat Umum (RUM)
  • Farmasi (FAR)
  • Asisten Para Medis (APM)
  • Penunjang Kesehatan (PNK)
  • Asisten Perawat Kesehatan (APK)
  • Asisten Dokter Gigi (ADG)
  • Rawat Kesehatan Gigi (RKG)
  • Asisten Tenaga Kefarmasian (ATK)

Korps Khusus Laut (KH)

Korps Khusus Laut terdiri dari:

  • Jasmani (JAS)
  • Musik (MUS)
  • Pengolah Data Komputer (PDK)

 

Referensi:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agenda Jokowi Saat Rabu Pon 1 Februari: Sore ke Bali, Pagi Belum Diketahui

Agenda Jokowi Saat Rabu Pon 1 Februari: Sore ke Bali, Pagi Belum Diketahui

Nasional
Eks Ketua Dewan Pembina ACT Dituntut 4 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan Dana Boeing

Eks Ketua Dewan Pembina ACT Dituntut 4 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan Dana Boeing

Nasional
Propam Didesak Turun Tangan soal Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka

Propam Didesak Turun Tangan soal Mahasiswa UI Tewas Tertabrak Jadi Tersangka

Nasional
Saat Pengacara Sambo Sindir Pleidoi 1.178 Halaman Hanya Dibalas Replik Jaksa 19 Halaman

Saat Pengacara Sambo Sindir Pleidoi 1.178 Halaman Hanya Dibalas Replik Jaksa 19 Halaman

Nasional
Dua Hakim MK Nilai UU Perkawinan Perlu Direvisi untuk Merepons Pernikahan Beda Agama

Dua Hakim MK Nilai UU Perkawinan Perlu Direvisi untuk Merepons Pernikahan Beda Agama

Nasional
Jelang Rabu Pon 1 Februari, Ini Kata Sejumlah Menteri Saat Ditanya soal 'Reshuffle'

Jelang Rabu Pon 1 Februari, Ini Kata Sejumlah Menteri Saat Ditanya soal "Reshuffle"

Nasional
Sidang Vonis Ferdy Sambo atas Kasus Kematian Brigadir J Digelar 13 Februari

Sidang Vonis Ferdy Sambo atas Kasus Kematian Brigadir J Digelar 13 Februari

Nasional
Nasdem Merasa Tak Punya Kewajiban Jelaskan Pencapresan Anies ke Jokowi

Nasdem Merasa Tak Punya Kewajiban Jelaskan Pencapresan Anies ke Jokowi

Nasional
Anies Sudah Punya Tiket Capres, Gerindra Siap Berkontestasi Secara Sehat

Anies Sudah Punya Tiket Capres, Gerindra Siap Berkontestasi Secara Sehat

Nasional
Pelanggaran Netralitas ASN Meningkat Jelang 2024, Masa Sebelum Kampanye Dinilai Rawan

Pelanggaran Netralitas ASN Meningkat Jelang 2024, Masa Sebelum Kampanye Dinilai Rawan

Nasional
Anies Dapat Tiket Capres dari Nasdem-Demokrat-PKS, PDI-P: Itu Hak Mereka

Anies Dapat Tiket Capres dari Nasdem-Demokrat-PKS, PDI-P: Itu Hak Mereka

Nasional
KPK Bakal Panggil Windy Idol Jadi Saksi Suap Hakim Agung

KPK Bakal Panggil Windy Idol Jadi Saksi Suap Hakim Agung

Nasional
Kubu Ferdy Sambo Tuding Replik JPU Sesatkan Peradilan

Kubu Ferdy Sambo Tuding Replik JPU Sesatkan Peradilan

Nasional
Gerindra Minta Jangan Ada 'Privilege' untuk Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI hingga Tewas

Gerindra Minta Jangan Ada "Privilege" untuk Pensiunan Polisi Penabrak Mahasiswa UI hingga Tewas

Nasional
BPOM Terbitkan Izin Edar Antibodi Monoklonal Rituxikal Buatan Indonesia

BPOM Terbitkan Izin Edar Antibodi Monoklonal Rituxikal Buatan Indonesia

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.