Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Membaca Pesan Andi Widjajanto yang Sebut Nama Megawati Usai Dilantik Jadi Gubernur Lemhannas

Kompas.com - 22/02/2022, 10:33 WIB
Elza Astari Retaduari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Andi Widjajanto menyebut nama Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri sesaat usai dilantik sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Apa makna sikap mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) itu?

Penyebutan nama Megawati oleh Andi Widjajanto cukup menarik perhatian mengingat sejarah karir birokrasi salah satu tim pemenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014 ini.

Seperti diketahui, Andi Widjajanto di-reshuffle dari Kabinet Jokowi dari posisinya sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) tahun 2015.

"Didepaknya" peraih gelar Master of Sciences dari Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat itu dari Kabinet Jokowi menyusul adanya penolakan tokoh-tokoh partai politik (parpol) pengusung Jokowi-Jusuf Kalla, terutama PDI-P.

Baca juga: Kilas Balik Andi Widjajanto Didepak dari Kabinet Jokowi karena Dianggap Brutus, Kini Jadi Gubernur Lemhannas

Parpol koalisi menuding Andi Widjajanto menjadi penghalang antara Jokowi dan partai koalisi. Bahkan, Andi sempat disebut sebagai "Brutus" di lingkaran Istana.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, ada pesan yang ingin disampaikan Andi Widjajanto dengan menyebut nama Megawati di momen pelantikannya sebagai Gubernur Lemhannas, kemarin.

"Pesannya cuma satu, dia (Andi Widjajanto) di-backing Bu Mega," ujar Hendri Satrio kepada Kompas.com, Selasa (22/02/2022).

Pria yang karib disapa Hensat itu menyebut Andi Widjajanto tampak tidak percaya diri, meski telah ditarik kembali oleh Jokowi untuk membatunya.

Baca juga: Posisi Andi Widjajanto yang Kini Sulit Digoyang Parpol Koalisi meski Kembali Dekat Jokowi

"Saya bilang nggak pede dia. Mestinya dengan kualitas dan kualifikasi Andi Widjajanto, biasa aja harusnya. Nggak perlu sering nyebut backingan," sebut dia.

Dengan membawa-bawa nama Megawati, Andi Widjajanto dianggap memiliki kekhawatiran. Hal ini lantaran pengalamannya yang sempat mendapat penolakan dari elite-elite PDI-P.

Andi Widjajanto pun disebut seolah ingin mengamankan diri agar tidak lagi "digoyang" oleh tokoh-tokoh PDI-P seperti yang terjadi sebelumnya.

"Itu menandakan ketidakamanan posisi dia, maka dia menyebutkan dapat arahan langsung dari Bu Megawati," ucap Hensat.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKopi tersebut menyarankan Andi Widjajanto agar lebih percaya diri. Apalagi, kata Hensat, posisi Andi saat ini juga lebih stabil sebab tidak bersinggungan degan partai politik.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Habiburokhman Ingatkan Judi 'Online' Melanggar Kode Etik Anggota DPR, Bakal Disanksi Tegas

Habiburokhman Ingatkan Judi "Online" Melanggar Kode Etik Anggota DPR, Bakal Disanksi Tegas

Nasional
Saat Ahok dan Ganjar Merespons Peluang Anies Maju Pilkada Diusung PDI-P

Saat Ahok dan Ganjar Merespons Peluang Anies Maju Pilkada Diusung PDI-P

Nasional
Pernyataan Pimpinan KPK Dinilai Seakan Jadi Kode bagi Harun Masiku untuk Lari

Pernyataan Pimpinan KPK Dinilai Seakan Jadi Kode bagi Harun Masiku untuk Lari

Nasional
Masjid Istiqlal Terima Hewan Kurban dari Kelompok Tionghoa dan Pengurus Katedral

Masjid Istiqlal Terima Hewan Kurban dari Kelompok Tionghoa dan Pengurus Katedral

Nasional
Habiburokhman Setuju Keluarga Pelaku Judi 'Online' yang Miskin Terima Bansos, Ini Alasannya

Habiburokhman Setuju Keluarga Pelaku Judi "Online" yang Miskin Terima Bansos, Ini Alasannya

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sandiaga Uno Siap Di-'reshuffle' | Golkar Pantau Elektabilitas Ridwan Kamil

[POPULER NASIONAL] Sandiaga Uno Siap Di-"reshuffle" | Golkar Pantau Elektabilitas Ridwan Kamil

Nasional
Penjelasan Habiburokhman soal Adanya Anggota DPR Main Judi 'Online'

Penjelasan Habiburokhman soal Adanya Anggota DPR Main Judi "Online"

Nasional
Airlangga Sebut Kemenko Perekonomian Pindah ke IKN jika Kantornya Sudah Siap

Airlangga Sebut Kemenko Perekonomian Pindah ke IKN jika Kantornya Sudah Siap

Nasional
Jemaah Haji Sambut Gembira Saat Hujan Turun di Mekkah, di Tengah Peringatan Cuaca Panas

Jemaah Haji Sambut Gembira Saat Hujan Turun di Mekkah, di Tengah Peringatan Cuaca Panas

Nasional
PPP Pastikan Agenda Muktamar untuk Pergantian Pemimpin Digelar Tahun Depan

PPP Pastikan Agenda Muktamar untuk Pergantian Pemimpin Digelar Tahun Depan

Nasional
Jemaah Haji dengan Risiko Tinggi dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah

Jemaah Haji dengan Risiko Tinggi dan Lansia Diimbau Badal Lontar Jumrah

Nasional
Idul Adha, Puan Maharani: Tingkatkan Kepedulian dan Gotong Royong

Idul Adha, Puan Maharani: Tingkatkan Kepedulian dan Gotong Royong

Nasional
Timwas Haji DPR: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir

Timwas Haji DPR: Tenda Jemaah Haji Indonesia Tidak Sesuai Maktab, Banyak yang Terusir

Nasional
Sikap Golkar Ingin Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jabar Ketimbang Jakarta Dinilai Realistis

Sikap Golkar Ingin Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jabar Ketimbang Jakarta Dinilai Realistis

Nasional
Masalah Haji Terus Berulang, Timwas Haji DPR Usulkan Penbentukan Pansus

Masalah Haji Terus Berulang, Timwas Haji DPR Usulkan Penbentukan Pansus

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com