Kompas.com - 21/02/2022, 23:08 WIB

Dalam persidangan di New York, Ibnu Sutowo mengakui semua tuduhan SEC.

Ibnu Sutowo yang berhasil membangun Pertamina menjadi perusahaan skala dunia terjerat dalam skandal dugaan korupsi besar-besaran di tubuh perusahaan minyak negara itu.

Manajemen yang buruk bahkan sempat membuat Pertamina limbung di bawah kepemimpinan Ibnu Sutowo. Utang Pertamina yang sangat besar ketika itu bahkan nyaris membuat negara bangkut.

Belum lagi karena Ibnu Sutowo mengembangkan sejumlah proyek yang tidak berkaitan dengan inti bisnis Pertamina, termasuk pengadaan kapal tanker Samudera.

Baca juga: Ibnu Sutowo dan Skandal Restoran Ramayana

Selain itu ada juga proyek Menara Pertamina di Jalan Gatot Soebroto, Pertamina Cottages di Irian Jaya (kini Papua), temasuk kasus restoran Ramayana. Ibnu Sutowo juga pernah melabarkan bisnis Pertamina ke sektor pertanian.

Dengan berbagai penyelidikan yang dilakukan negara, Ibnu Sutowo tidak pernah diadili atas dugaan korupsi hingga ia tutup usia di tahun 2001.

Presiden Soeharto dalam laporannya ke DPR tahun 1980 menyatakan tak cukup bukti untuk memidanakan Ibnu Sutowo.

Diwawancara saat turnamen golf

Di sela-sela mengikuti turnamen golf di AS tahun 1977, Ibnu Sutowo diwawancara oleh wartawan The Asian Wall Street Journal terkait kasus Pertamina.

Pemberitaan media asing itu kemudian sempat menghebohkan dalam negeri, apalagi pernyataan Ibnu Sutowo itu muncul di saat penyelidikan kasus dugaan korupsi di Pertamina tengah diusut.

Akibat wawancara itu, Kepala Staf Kopkamtib Laksamana Sudomo sampai turun tangan. Sudomo mendatangi Ibnu Sutowo di kediamannya untuk meminta klarifikasi.

Baca juga: Ibnu Sutowo, Direktur Pertama Pertamina

"Sebagai sesama pengurus golf saya bertamu di rumahnya dan sekalian minta penjelasan tentang wawancaranya," kata Sudomo seperti dikutip dari Harian Kompas edisi 22 Februari 1977.

Kepada Sudomo, Ibnu menyatakan wawancara The Asian Wall Street Journal dilakukan di sela dirinya akan memukul bola. Ibnu Sutowo juga mengklaim berita yang ditulis media asing tersebut tidak benar.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini Gerindra Gelar Rapimnas di Sentul Bogor

Hari Ini Gerindra Gelar Rapimnas di Sentul Bogor

Nasional
Polisi Sebut Motif Sambo Membunuh Terkait Martabat, Pengacara Brigadir J: Bohong Itu

Polisi Sebut Motif Sambo Membunuh Terkait Martabat, Pengacara Brigadir J: Bohong Itu

Nasional
Ganjar Pranowo Diprediksi Jadi Lawan Terberat Prabowo pada Pilpres 2024

Ganjar Pranowo Diprediksi Jadi Lawan Terberat Prabowo pada Pilpres 2024

Nasional
Pesan Bupati Pemalang ke Bawahan Sebelum Terjaring OTT: Kalau Sudah Korupsi, Tak Ada Obatnya

Pesan Bupati Pemalang ke Bawahan Sebelum Terjaring OTT: Kalau Sudah Korupsi, Tak Ada Obatnya

Nasional
KPK: OTT Bupati Pemalang Terkait Suap Pengadaan Barang dan Jasa serta Jabatan

KPK: OTT Bupati Pemalang Terkait Suap Pengadaan Barang dan Jasa serta Jabatan

Nasional
Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Polisi Aktif Jadi Kurir

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, Polisi Aktif Jadi Kurir

Nasional
OTT Bupati Pemalang, KPK Tangkap 23 Orang

OTT Bupati Pemalang, KPK Tangkap 23 Orang

Nasional
9 Parpol Belum Pastikan Daftar Pemilu, KPU Imbau Jangan Mepet Tenggat Waktu

9 Parpol Belum Pastikan Daftar Pemilu, KPU Imbau Jangan Mepet Tenggat Waktu

Nasional
Survei Serologi: 98,5 Persen Penduduk RI Punya Antibodi Covid-19

Survei Serologi: 98,5 Persen Penduduk RI Punya Antibodi Covid-19

Nasional
Kekuatan Publik dan Media dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

Kekuatan Publik dan Media dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua

Nasional
Pengakuan Sambo kepada Polisi, Emosi Lalu Minta Bharada E Bunuh Brigadir J...

Pengakuan Sambo kepada Polisi, Emosi Lalu Minta Bharada E Bunuh Brigadir J...

Nasional
Ketua KPK Sebut Penangkapan Bupati Pemalang Terkait Suap

Ketua KPK Sebut Penangkapan Bupati Pemalang Terkait Suap

Nasional
6 Parpol Akan Daftar ke KPU Hari Ini, Ada Partai Buruh, Berkarya, dan Ummat

6 Parpol Akan Daftar ke KPU Hari Ini, Ada Partai Buruh, Berkarya, dan Ummat

Nasional
KPK Tangkap Tangan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo

KPK Tangkap Tangan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo

Nasional
Prabowo Diyakini Menang jika Tak Bersaing dengan Ganjar dan Anies pada Pilpres 2024

Prabowo Diyakini Menang jika Tak Bersaing dengan Ganjar dan Anies pada Pilpres 2024

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.