PAN: Kepuasan Publik terhadap Jokowi-Ma'ruf Tinggi karena Pemerintah Perhatikan Aspirasi Rakyat

Kompas.com - 21/02/2022, 19:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menilai, tingginya angka kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin merupakan buah dari keseriusan pemerintah dalam bekerja dan memerhatikan aspirasi rakyat.

Hal ini disampaikan Yoga merespons hasil survei Litbang Kompas pada Januari 2022 yang menunjukkan terdapat 73,8 responden mengaku puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

"Pemerintah serius bekerja dan memerhatikan aspirasi dan kepentingan rakyat. Meski selalu ada masalah yang menyertai perjalanan pemerintah, tapi dapat diselesaikan dengan baik," kata Yoga saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/2/2022).

Baca juga: Jokowi Banjir Kritik soal KPK-UU Cipta Kerja, Mengapa Tingkat Kepuasan Publik Tetap Tinggi?

Yoga melanjutkan, survei itu juga mencerminkan bahwa masyarakat menilai kinerja pemerintah berjalan dengan baik.

"Biasanya, menjelang paripurna, masyarakat menilai kinerja pemerintah dalam posisi menurun, tetapi di periode kedua Jokowi ini justru mengalami peningkatan," ujar dia.

Yoga pun menekankan, tingginya kepuasan publik tersebut merupakan buah dari kinerja yang dirasakan serta harapan publik yang terpenuhi.

Baca juga: Kepuasan Publik Tinggi terhadap Pemerintahan, PPP: Implementasi Kebijakan Berpihak pada Kepentingan Masyarakat

Oleh sebab itu, Yoga mengingatkan pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan publiknya dalam sisa dua tahun masa jabatan Jokowi.

Diketahui, capaian angka kepuasan sebesar 73,8 persen adalah yang tertinggi selama survei-survei sejenis dilakukan sejak Januari 2015 atau di awal masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 17-30 Januari kepada 1.200 responden. Tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dengan margin of error pada 2,8 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 25 Juni: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,04 Persen

UPDATE 25 Juni: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,04 Persen

Nasional
Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Ini Tanggapan Kejagung

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Ini Tanggapan Kejagung

Nasional
UPDATE 25 Juni 2022: Bertambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.078.725

UPDATE 25 Juni 2022: Bertambah 1.831, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.078.725

Nasional
Muhaimin Ingin Koalisi dengan Gerindra hingga 5 Partai Lain

Muhaimin Ingin Koalisi dengan Gerindra hingga 5 Partai Lain

Nasional
242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

242 WNI Jadi Korban Penipuan Loker di Kamboja Periode April 2021-Juni 2022

Nasional
Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

Cak Imin Tanggapi Yenny Wahid: Itu Masa Lalu, Enggak Usah Dibahas

Nasional
Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

Harta Mardani Maming Capai Rp 44,8 Miliar, Naik Signifikan Dibanding Saat Awal Menjabat Bupati

Nasional
PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

PDI-P Sulit Berkoalisi dengan Demokrat, Hasto Singgung Pemerintahan SBY

Nasional
Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

Kemlu Imbau Warga Tak Mudah Percaya Iklan Lowongan Kerja ke Luar Negeri

Nasional
Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

Hasto Ungkap Alasan PDI-P Sulit Koalisi dengan PKS

Nasional
Ganjar Pranowo di antara Megawati dan Surya Paloh Menuju Pilpres 2024...

Ganjar Pranowo di antara Megawati dan Surya Paloh Menuju Pilpres 2024...

Nasional
Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Para Korban Akan Unjuk Rasa

Tersangka Kasus Indosurya Bebas, Para Korban Akan Unjuk Rasa

Nasional
35 WNI Terjebak Perusahaan Judi 'Online' di Bhavet, Kemlu Koordinasi ke Polisi Kamboja

35 WNI Terjebak Perusahaan Judi "Online" di Bhavet, Kemlu Koordinasi ke Polisi Kamboja

Nasional
Masinton Pasaribu Dapat Teguran dari PDI-P

Masinton Pasaribu Dapat Teguran dari PDI-P

Nasional
Bareskrim Tegaskan Kasus Indosurya Tetap Lanjut meski Masa Tahanan Tersangkanya Selesai

Bareskrim Tegaskan Kasus Indosurya Tetap Lanjut meski Masa Tahanan Tersangkanya Selesai

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.