Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/02/2022, 12:01 WIB

KOMPAS.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Dedi Mulyadi membantu seorang warga bernama Asep Yunus (31) untuk menikah dengan sang pujaan hati, Indri Novianti (21).

“Dulu saya temukan Yunus tergeletak di pinggir jalan bersimbah darah. Kini dia duduk di pelaminan berselimut kebahagiaan. Selamat, ya. Semoga menjadi pasangan abadi,” tutur Dedi saat menghadiri pernikahan Yunus dan Indri, baru-baru ini.

Sebagai informasi, sekitar satu bulan lalu, Dedi yang sedang dalam perjalanan, tidak sengaja menemukan Yunus yang tergeletak bersimbah darah di pinggir Jalan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar).

Yunus yang juga merupakan penderita epilepsi itu tergeletak di jalan usai berkelahi dengan saudara kandungnya.

Baca juga: Apa Itu Epilepsi? Ini Penyebab dan Obat Epilepsi

Melihat kondisi tersebut, tanpa pikir panjang, Dedi langsung membawa Yunus ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Sukatani menggunakan mobil pribadinya.

Meskipun Yunus langsung mendapat perawatan langsung dari dokter jaga, tetapi ia tetap harus mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit (RS) rujukan.

Kesal lantaran ambulans yang akan membawa Yunus kurang siaga, Dedi kembali menggunakan mobil pribadinya untuk mengantar Yunus ke RS rujukan.

Sebelum menikah, Yunus memang mengungkapkan keinginannya untuk menikahi sang pujaan hati kepada Dedi. Mendengar hal ini, Dedi langsung mengabulkan keinginan Yunus.

Baca juga: Jerat Tikus Listrik di Sragen Makan Banyak Korban, Dedi Mulyadi Minta Kementan Cari Solusi

Dedi mengantar Yunus menemui keluarga Indri yang tinggal di Kabupaten Bandung Barat. Setelah disetujui dan direstui orangtua, Yunus dan Indri pun menikah.

Dalam acara pernikahan Yunus dan Indri, Dedi turut mengantar sang mempelai pria dan menjadi saksi di pernikahan itu.

Adapun Yunus tampak gagah mengenakan pangsi dan iket serba hitam dan Indri terlihat anggun dengan gaun serba putih.

Dalam satu kali percobaan, ijab kabul Yunus menikahi Indri dengan mas kawin Rp 2.900.000 dinyatakan sah. Usai ijab kabul, acara dilanjutkan dengan resepsi yang meriah.

“Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Berawal dengan derita, berakhir dengan bahagia,” kata Dedi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Dedi Mulyadi Jadi Bapak Angkat Korban Pemerkosaan Herry Wirawan, Sebut Vonis pada Terdakwa Tak Sesuai Harapan

Selama menghadiri pernikahan Yunus dan Indri, Dedi langsung disambut para warga.

Bahkan, seorang ibu berkerudung hitam sempat pingsan di tengah kerumunan. Ia mengaku senang bertemu dengan Dedi.

“Saya senang, bahagia bisa ketemu Kang Dedi. Sebenarnya yang paling ingin ketemu (Dedi) itu suami saya, tapi kemarin (dia) meninggal mendadak,” tutur ibu berkerudung hitam itu.

Dalam perjalanan pulang pun, Dedi kembali diserbu warga. Terlihat seorang warga datang menghampiri Dedi, kemudian memberikan hadiah untuknya dan si bungsu Nyi Hyang Sukma Ayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

LSI Denny JA: PDI-P di Ambang 'Hattrick' Menang Pemilu jika Punya Capres Populer

LSI Denny JA: PDI-P di Ambang "Hattrick" Menang Pemilu jika Punya Capres Populer

Nasional
BPOM Dinilai Perlu Dievaluasi Total Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Baru

BPOM Dinilai Perlu Dievaluasi Total Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Baru

Nasional
[POPULER NASIONAL] Jokowi dan Iriana Ajak Tim Pengawal Makan Bersama | Pidato Prabowo Singgung Pengkhianatan dan Musuh dalam Selimut

[POPULER NASIONAL] Jokowi dan Iriana Ajak Tim Pengawal Makan Bersama | Pidato Prabowo Singgung Pengkhianatan dan Musuh dalam Selimut

Nasional
Parpol Lama Dinilai Diuntungkan karena Dapil DPR dan DPRD Provinsi Tak Berubah

Parpol Lama Dinilai Diuntungkan karena Dapil DPR dan DPRD Provinsi Tak Berubah

Nasional
Survei LSI Denny JA Ungkap Rapor Biru-Merah Pemerintahan Jokowi

Survei LSI Denny JA Ungkap Rapor Biru-Merah Pemerintahan Jokowi

Nasional
Ungkap Keinginan Bertemu Megawati, Surya Paloh Disebut Galau soal Politik

Ungkap Keinginan Bertemu Megawati, Surya Paloh Disebut Galau soal Politik

Nasional
Kritisi soal Elektabilitas, PDI-P: Jangan Sampai Kita Lahirkan Pemimpin karena Medsos

Kritisi soal Elektabilitas, PDI-P: Jangan Sampai Kita Lahirkan Pemimpin karena Medsos

Nasional
Isu Perjanjian Utang Piutang Rp 50 Miliar Dinilai sebagai Upaya Delegitimasi Anies Baswedan

Isu Perjanjian Utang Piutang Rp 50 Miliar Dinilai sebagai Upaya Delegitimasi Anies Baswedan

Nasional
Soal Kemungkinan Panggil Menkominfo di Kasus BTS 4G, Jaksa Agung: Tunggu Saja Waktunya

Soal Kemungkinan Panggil Menkominfo di Kasus BTS 4G, Jaksa Agung: Tunggu Saja Waktunya

Nasional
Menyoal dan Mengukur Kualitas Demokrasi Kita

Menyoal dan Mengukur Kualitas Demokrasi Kita

Nasional
Cara Nikah di KUA 2023

Cara Nikah di KUA 2023

Nasional
Syarat dan Cara Membuat Akta Kematian Terbaru

Syarat dan Cara Membuat Akta Kematian Terbaru

Nasional
Tanggal 12 Februari Hari Memperingati Apa?

Tanggal 12 Februari Hari Memperingati Apa?

Nasional
Tak Hanya Safari ke Golkar, PKS Bakal Sambangi Gerindra dan PKB

Tak Hanya Safari ke Golkar, PKS Bakal Sambangi Gerindra dan PKB

Nasional
Golkar Bilang Tak Ada Manuver Ubah Haluan Dukung Pemilu Proporsional Tertutup

Golkar Bilang Tak Ada Manuver Ubah Haluan Dukung Pemilu Proporsional Tertutup

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.