Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Viral Bagi-bagi Mesin Kopi di Dapil "Hadiah" dari BRIN, Politisi PDI-P: Semua Anggota Komisi VII Dapat

Kompas.com - 15/02/2022, 17:30 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PDI-P Ridwan A. Wittiri diketahui menyerahkan bantuan dan pelatihan produk teknologi dan inovasi berupa mesin roaster kopi, mesin mixer bakso, mesin grinder bakso, mesin pencetak bakso dan Ozonanomist bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (10/2/2022).

Penyerahan bantuan itu ramai diperbincangkan warganet di media sosial Twitter lantaran terkesan bantuan eksklusif tersebut diberikan karena PDI-P bekerja sama dengan BRIN dilihat dari logo pada spanduknya.

Menyikapi hal tersebut, Ridwan mengatakan, mesin-mesin itu sengaja dibagikan BRIN, bukan darinya atau PDI-P.

"Itu benar, aspirasi untuk masyarakat di dapil (daerah pemilihan) saya dari BRIN," kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Selasa (15/2/2022).

Ia menegaskan, bantuan-bantuan itu justru datang dari pemerintah yang disalurkan melalui BRIN.

Hal ini karena BRIN lah yang membuat mesin-mesin tersebut sebagai hasil riset penelitian untuk teknologi tepat guna.

Dari situ, kemudian BRIN membagikan hasil buatannya kepada seluruh anggota Komisi VII sebagai mitra di DPR.

"Dari pemerintah lewat kami anggota Komisi VII DPR RI mitra kerja BRIN," jelasnya.

Baca juga: BRIN Teliti Potensi Porang sebagai Bahan Pangan Sehat Rendah Kalori

Politisi PDI-P itu menuturkan, seluruh anggota Komisi VII juga akan mendapat mesin tersebut untuk dibagikan ke dapil masing-masing.

"Semuanya dapat dari BRIN, untuk masyarakat di dapil masing-masing anggota Komisi VII DPR RI," tutur Ridwan.

Senada dengan Ridwan, anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PDI-P Nasyirul Falah Amru juga menegaskan mesin-mesin tersebut bukan terkhusus dibagikan BRIN hanya dengan anggota Fraksi PDI-P Komisi VII.

Ia mengatakan, tidak ada sisi eksklusif pembagian mesin tersebut dimaksud kerja sama antara BRIN dan PDI-P.

"Semua anggota Komisi VII pasti dapat. Pasti dapat bagian bersama dengan BRIN. Itu bagian dari sosialisasi juga," jelas pria yang akrab disapa Gus Falah itu kepada Kompas.com.

Baca juga:Politisi PDI-P Kritik Tiket Formula E Dijual Sebelum Sirkuit Rampung, M Taufik Sebut

Dia menjelaskan, BRIN memiliki program dapil yang mana menjadi latar belakang pembuatan teknologi tepat guna.

Program tersebut bertujuan menyiapkan masyarakat untuk dapat mengembangkan wirausaha dengan memanfaatkan teknologi tepat guna dari BRIN.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sudirman Said Harap Pilkada Jakarta 2024 Tak Lagi Timbulkan Polarisasi

Sudirman Said Harap Pilkada Jakarta 2024 Tak Lagi Timbulkan Polarisasi

Nasional
Megawati Bakal Beri Pengarahan di Hari Kedua Rakernas V PDI-P

Megawati Bakal Beri Pengarahan di Hari Kedua Rakernas V PDI-P

Nasional
Jemaah Haji Asal Padang Meninggal, Jatuh Saat Tawaf Putaran Ketujuh

Jemaah Haji Asal Padang Meninggal, Jatuh Saat Tawaf Putaran Ketujuh

Nasional
Prabowo Pertimbangkan Bentuk Kementerian Khusus Mengurus Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo Pertimbangkan Bentuk Kementerian Khusus Mengurus Program Makan Bergizi Gratis

Nasional
Densus 88 Kuntit JAM Pidsus, Hari-hari Penuh Tanya

Densus 88 Kuntit JAM Pidsus, Hari-hari Penuh Tanya

Nasional
Cegah Dehindrasi, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Terbiasa Minum Oralit

Cegah Dehindrasi, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Terbiasa Minum Oralit

Nasional
Tema Hari Lansia Nasional 2024 dan Sejarahnya

Tema Hari Lansia Nasional 2024 dan Sejarahnya

Nasional
Poin-poin Pidato Megawati di Rakernas PDI-P, Bicara Kecurangan Pemilu sampai Kritik Revisi UU MK

Poin-poin Pidato Megawati di Rakernas PDI-P, Bicara Kecurangan Pemilu sampai Kritik Revisi UU MK

Nasional
Pidato Megawati Kritisi Jokowi, Istana: Presiden Tak Menanggapi, Itu untuk Internal Parpol

Pidato Megawati Kritisi Jokowi, Istana: Presiden Tak Menanggapi, Itu untuk Internal Parpol

Nasional
Kader PDI-P Teriakkan Nama Jokowi, Saat Megawati Bertanya Penyebab Kondisi MK Seperti Saat Ini

Kader PDI-P Teriakkan Nama Jokowi, Saat Megawati Bertanya Penyebab Kondisi MK Seperti Saat Ini

Nasional
Megawati Singgung Pemimpin Otoriter Populis, Hukum Jadi Pembenar Ambisi Kekuasaan

Megawati Singgung Pemimpin Otoriter Populis, Hukum Jadi Pembenar Ambisi Kekuasaan

Nasional
Persilakan Rakyat Kritik Pemerintahannya, Prabowo: Tapi yang Obyektif

Persilakan Rakyat Kritik Pemerintahannya, Prabowo: Tapi yang Obyektif

Nasional
Garuda Indonesia Minta Maaf Usai Mesin Pesawat Pengangkut Jemaah Haji Rusak 2 Kali

Garuda Indonesia Minta Maaf Usai Mesin Pesawat Pengangkut Jemaah Haji Rusak 2 Kali

Nasional
Kembangkan Layanan Digital, Presiden Jokowi Akan Buka SPBE Summit 2024 dan Luncurkan GovTech Indonesia

Kembangkan Layanan Digital, Presiden Jokowi Akan Buka SPBE Summit 2024 dan Luncurkan GovTech Indonesia

Nasional
Pidato Megawati di Rakernas Dinilai Jadi Isyarat PDI-P Bakal Jadi Oposisi Prabowo

Pidato Megawati di Rakernas Dinilai Jadi Isyarat PDI-P Bakal Jadi Oposisi Prabowo

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com